KALTIM - Enggak hanya terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya saja, Kalimantan Timur juga memiliki lagu tradisionalnya. Lagu daerah Kalimantan Timur berisi tentang kehidupan dan nilai-nilai masyarakat setempat, serta sarat dengan pesan moral yang tetap relevan hingga saat ini. Salah satunya adalah lagu burung enggang. Lagu daerah ini punya makna mendalam.
Arti dan Makna Lirik
- Burung Enggang si burung wali/tari: Panggilan khas, menggambarkan burung enggang sebagai burung yang anggun dan ditarikan.
- Singgah di ranting pohon wanyi: Menggambarkan posisi burung yang hinggap di pohon.
- Merana hidup terangguk-angguk: Menggambarkan kesedihan, penderitaan, atau rasa sakit yang dialami burung tersebut.
- Bulu di sayap kurang sehelai: Metafora yang menunjukkan kesedihan atau kehilangan yang dialami.
- Merista-rista berbunyi lagi: Burung tersebut meratapi nasibnya dengan terus berbunyi/bernyanyi meskipun dalam kesedihan.
Baca juga: 8 Rekomendasi Hotel Pinggir Pantai di Balikpapan, View-nya Memukau Banget
Makna Budaya Burung Enggang (Merista)
Bagi suku Dayak di Kalimantan, burung enggang (rangkong) memiliki makna mendalam:
- Simbol Kebesaran & Kemuliaan: Seluruh bagian tubuhnya digunakan sebagai simbol adat.
- Perdamaian & Persatuan: Melambangkan keharmonisan.
- Pemimpin & Rakyat: Sayap tebal melambangkan pemimpin pelindung, ekor panjang melambangkan kemakmuran rakyat.
- Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan kesedihan di balik keindahan dan keluhuran burung enggang yang dihormati.
Lirik Lagu Burung Enggang (Merista)
Burung enggang si burung wali
Apa kabar datang ke sini
Singgah di ranting puhun wanyi
Merana hidup terangguk-angguk
Burung enggang si burung tari
Bulu ditata disusun rapi
Hilang bulu menderita bathin
Di dalam hati urang ha’ marah
Reff
Burung enggang enda’ nya mati
Ranca’ merista di dalam hati
Namun hilang jangan ha’ hilang si burung enggang
Burung enggang enda’nya mati
Ranca’ merista di dalam hati
Namun hilang jangan ha’ hilang si burung enggang
Oh burung enggang
Mandi’ sampai hati melihat
Namun punah mandi’lah jua
Merista diri seumur hidup
Burung enggang si burung tari
Bulu ditata disusun rapi
Hilang bulu menderita bathin
Di dalam hati urang ha’ marah
Kembali ke Reff
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikibuku