Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 JULI 2026 • 05:30 WIB

Siswi SMP di Samarinda Hamil 5 Bulan, Pelakunya Ternyata Orang Terdekat Sejak SD

Siswi SMP di Samarinda Hamil 5 Bulan, Pelakunya Ternyata Orang Terdekat Sejak SDKekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. (Foto: Istimewa)
KALTIM -
Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang baru berusia 15 tahun dilaporkan berbadan dua dengan usia kandungan mencapai lima bulan.

Kehamilan tersebut diduga kuat akibat tindakan kekerasan seksual berulang yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri, sosok orang terdekat yang seharusnya menjadi pelindung di dalam rumah.

Perkara memilukan ini kini resmi ditangani pihak berwajib setelah keluarga korban melayangkan laporan dengan didampingi oleh Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur.

Baca juga: Diduga Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri dan Pria Lain, Siswi SD di Samarinda Dilaporkan ke Polisi

Kasus yang menimpa remaja malang ini pertama kali terbongkar berkat kepekaan seorang guru mengaji korban.

Sang guru menaruh curiga yang besar setelah melihat adanya perubahan fisik yang tidak wajar, di mana bagian perut korban tampak membesar saat mengikuti kegiatan keagamaan.

Setelah diajak berbicara secara pribadi dari hati ke hati, korban yang semula ketakutan akhirnya berani bersuara.

Guru mengaji tersebut kemudian berinisiatif membelikan alat tes kehamilan mandiri, yang hasilnya mengonfirmasi bahwa korban positif hamil.

"Kami langsung melakukan pendampingan malam itu juga setelah menerima laporan dari guru mengaji korban," ujar Ketua TRC PPA Kalimantan Timur, Rina Zainun, dalam keterangannya terkait penanganan awal kasus tersebut.

Baca juga: Film Dokumenter 'Mantra Berbenah' Ungkap Sisi Gelap Oknum Polisi, Aktivis Bontang Berbagi Pengalaman Kekerasan

Aksi Bejat Berlangsung Sejak Korban Duduk di Bangku SD

Berdasarkan hasil asesmen awal yang mendalam oleh tim pendamping, tindakan bejat yang dialami korban disinyalir bukan hal baru.

Aksi kekerasan seksual oleh pelaku yang merupakan orang terdekat ini diduga telah berlangsung secara berulang sejak tahun 2020 silam, saat korban masih duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar (SD), dan terus berlanjut hingga korban memasuki jenjang SMP.

Terduga pelaku diketahui kerap memanfaatkan situasi rumah yang sepi saat ibu kandung dan kakak korban sedang pergi bekerja di luar rumah.

Peristiwa terakhir yang memicu kehamilan korban dilaporkan terjadi pada Januari 2026 lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Siswi SMP di Samarinda Hamil 5 Bulan, Pelakunya Ternyata Orang Terdekat Sejak SD

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!