KALTIM - Indonesia dikenal memiliki kekayaan alam dan budaya yang begitu beragam. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah menyimpan pesona yang menarik untuk dijelajahi, termasuk Kalimantan Timur.
Salah satu destinasi alam yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Kaltim adalah Danau Labuan Cermin. Berada di kawasan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, danau ini terkenal karena kejernihan airnya yang luar biasa serta fenomena unik berupa air dua rasa.
Danau Labuan Cermin menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Di satu danau yang sama, terdapat dua lapisan air dengan karakter berbeda, yakni air tawar di bagian atas dan air asin di bagian bawah.
Fenomena ini membuat danau tersebut menjadi habitat bagi berbagai jenis biota air. Di lapisan atas, wisatawan bisa melihat ikan-ikan air tawar. Sementara itu, jika menyelam lebih dalam, pengunjung bisa menemukan nuansa bawah laut dengan terumbu karang hingga satwa laut lainnya.
Keunikan inilah yang membuat Labuan Cermin kerap disebut sebagai danau “dua rasa”. Fenomena tersebut terjadi karena lokasi danau yang berada tidak jauh dari kawasan pesisir, sehingga menciptakan perpaduan alami antara air tawar dan air laut.
Selain air dua rasa, daya tarik utama Labuan Cermin terletak pada kejernihan airnya. Air danau ini tampak begitu bening hingga bagian dasar danau terlihat jelas dari permukaan. Ranting, bebatuan, hingga retakan di dasar danau dapat terlihat seperti sedang bercermin. Dari sinilah nama Labuan Cermin berasal.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah Permudah Warga Kaltim Penuhi Kebutuhan Pokok
Lokasi Danau Labuan Cermin
Danau Labuan Cermin berada di Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Meski lokasinya cukup jauh dari pusat kota, perjalanan menuju destinasi ini tetap bisa diakses dengan bantuan petunjuk jalan maupun aplikasi peta digital.
Untuk mencapai Labuan Cermin, wisatawan biasanya perlu terlebih dahulu menuju Kabupaten Berau. Jalur udara menjadi pilihan yang lebih praktis karena dapat memangkas waktu perjalanan. Pengunjung bisa terbang menuju Berau dengan transit di Balikpapan, lalu melanjutkan perjalanan dari Bandara Kalimarau ke kawasan Biduk-Biduk.
Dari Berau menuju Biduk-Biduk, perjalanan darat memakan waktu sekitar 5 sampai 7 jam, tergantung kondisi jalan dan jenis kendaraan yang digunakan. Karena jaraknya cukup jauh, wisatawan disarankan mempersiapkan kondisi tubuh, membawa bekal secukupnya, serta obat antimabuk bagi yang mudah mabuk perjalanan.
Meski perjalanan menuju Labuan Cermin membutuhkan waktu dan tenaga, rasa lelah akan terbayar begitu tiba di lokasi. Suasana alam yang masih asri, air danau yang jernih, serta pemandangan hijau di sekitarnya membuat tempat ini terasa menenangkan.
Baca juga: Hanya Ada Dua di Dunia, Keajaiban Alam Danau Kakaban Kaltim Terus Jadi Incaran Turis Global
Sewa Perahu dan Aktivitas di Labuan Cermin
Untuk menikmati keindahan danau secara maksimal, wisatawan biasanya perlu menyewa perahu. Biaya sewa perahu berkisar sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, namun harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah air, disarankan membawa perlengkapan sendiri seperti snorkel, kaki katak, atau pelampung. Dengan air yang begitu jernih, aktivitas snorkeling di Labuan Cermin menjadi salah satu pengalaman yang sayang untuk dilewatkan.
Danau Labuan Cermin bukan hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga pengalaman alam yang unik. Kejernihan air, suasana yang tenang, serta fenomena air dua rasa menjadikan destinasi ini sebagai salah satu permata tersembunyi di Kalimantan Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indonesiajuara.asia