Wisata susur Sungai Mahakam. (Travels Promo)
KALTIM – Sungai Mahakam merupakan salah satu sungai terpanjang di Kalimantan setelah Sungai Kapuas. Sungai ini memiliki panjang sekitar 920 kilometer dan bermuara di Selat Makassar. Sejak dahulu, Sungai Mahakam menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kalimantan Timur, termasuk masyarakat Dayak. Hingga kini, sungai tersebut masih ramai digunakan sebagai jalur transportasi kapal sekaligus menjadi salah satu tempat wisata populer di Samarinda.
Pengunjung tidak perlu membayar tiket untuk menikmati kawasan pinggir Sungai Mahakam. Namun, wisatawan yang ingin mengikuti wisata susur sungai perlu membayar tiket kapal. Tiket masuk kawasannya gratis. Sementara biaya untuk susur sungai dewasa Rp50.000, sedangkan susur sungai anak usia 5-12 tahun sebesar Rp25.000. Harga tiket dapat berubah tergantung pengelola, jenis kapal, dan rute perjalanan yang dipilih.
Kawasan Sungai Mahakam merupakan area publik yang dapat dikunjungi selama 24 jam. Waktu terbaik untuk datang adalah sore hari, ketika cuaca sudah tidak terlalu panas. Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan matahari terbenam serta melihat kapal-kapal yang melintas.
Baca juga: Dari Nasi Bekepor hingga Ayam Cincane, Ini 5 Kuliner Khas Kalimantan Timur yang Bisa Dicoba
Berwisata ke Samarinda rasanya belum lengkap tanpa mengunjungi Sungai Mahakam. Selain menjadi ikon Kalimantan Timur, sungai ini juga menawarkan berbagai pemandangan dan aktivitas menarik.
Sungai Mahakam memiliki panjang sekitar 920 kilometer dengan lebar mencapai 300 hingga 500 meter. Kedalamannya di beberapa bagian bisa mencapai sekitar 30 meter. Air sungai berwarna kuning kecokelatan. Karena cukup dalam dan ramai dilalui kapal, pengunjung tidak disarankan berenang di kawasan sungai. Sumber air Sungai Mahakam berasal dari kawasan Pegunungan Iban yang berada di wilayah Kalimantan Timur.
Selama menyusuri sungai, wisatawan dapat melihat pemandangan kehidupan masyarakat di sepanjang aliran Mahakam. Di pinggir sungai masih terdapat rumah kayu, rumah rakit, dan rumah panggung. Rumah-rumah tersebut dibangun menyesuaikan kondisi lingkungan serta untuk mengurangi risiko saat air sungai meluap. Wisatawan juga dapat melihat pepohonan, perbukitan, dan suasana alam yang masih cukup asri.
Salah satu aktivitas yang paling menarik adalah menaiki kapal wisata untuk menyusuri Sungai Mahakam. Terdapat sejumlah kapal wisata dengan nama yang diawali kata Pesut, seperti Pesut Kita, Pesut Mahakam, Pesut Etam, Pesut Mahkota, dan Pesut Bentong. Kapal biasanya berangkat dari Dermaga Pasar Pagi. Wisatawan dapat memilih beberapa rute perjalanan, seperti rute Samarinda, Tenggarong, dan Desa Kutai Lama.
Sungai Mahakam menjadi habitat berbagai jenis hewan air, seperti ikan patin, ikan gabus, ikan mas, udang galah, dan jenis ikan lainnya. Hewan yang paling terkenal adalah Pesut Mahakam. Pesut merupakan mamalia air tawar yang bentuknya menyerupai lumba-lumba. Satwa endemik Kalimantan Timur ini termasuk hewan yang terancam punah karena jumlahnya semakin sedikit. Apabila beruntung, wisatawan dapat melihat kawanan Pesut Mahakam muncul di permukaan sungai. Namun, kemunculannya tidak dapat dipastikan pada setiap perjalanan.
Jembatan Mahkota menjadi salah satu jembatan ikonik yang berdiri di atas Sungai Mahakam. Jembatan ini memiliki bentuk melengkung yang menyerupai mahkota. Wisatawan yang mengikuti tur susur sungai biasanya dapat melihat atau melewati jembatan tersebut. Pemandangannya semakin menarik pada malam hari karena dihiasi lampu warna-warni. Jembatan Mahkota juga sering digunakan sebagai latar untuk berfoto.
Kawasan pinggir Sungai Mahakam sering menjadi tempat bersantai masyarakat dan wisatawan. Pengunjung bisa datang pada sore hari untuk menikmati matahari terbenam, melihat kapal yang hilir mudik, atau sekadar duduk bersama teman dan keluarga. Sungai Mahakam juga menjadi jalur kapal tongkang yang membawa berbagai hasil tambang dari Kalimantan. Beberapa warga biasanya memancing di sekitar pinggir sungai. Namun, pengunjung tetap perlu memperhatikan keamanan dan tidak berada terlalu dekat dengan aliran sungai.
Baca juga: Pulau Beras Basah, Surga Tropis dengan Pasir Putih di Bontang
Fasilitas utama yang tersedia adalah layanan kapal susur sungai di sekitar Dermaga Pasar Pagi. Fasilitas di setiap kapal dapat berbeda. Secara umum, beberapa kapal menyediakan musala, kantin, tempat duduk, meja makan, dan hiburan karaoke. Di sekitar kawasan sungai juga terdapat tempat makan, area bersantai, dan sejumlah spot foto.
Wisata susur Sungai Mahakam dapat ditemukan di Dermaga Kapal Wisata Samarinda, Kalimantan Timur. Wisatawan bisa datang langsung ke dermaga untuk mencari informasi mengenai jadwal keberangkatan, harga tiket, pilihan kapal, dan rute perjalanan yang tersedia. Sebelum datang, sebaiknya pengunjung menghubungi pengelola kapal terlebih dahulu untuk memastikan jadwal dan ketersediaan tempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Travelspromo.com