Taman Balaikota Samarinda. (Foto: Instagram.com/nabiel_2)
KALTIM - Kota Samarinda kini tidak lagi sekadar menjadi jalur perlintasan atau pusat distribusi sungai, melainkan telah bertransformasi menjadi destinasi wisata urban yang kompetitif.
Kualitas ruang publik di Samarinda yang kian membaik membuat warga lokal kini tak perlu lagi melirik kota tetangga seperti Balikpapan atau Bontang hanya untuk mencari tempat bersantai yang representatif.
Perubahan wajah ibu kota Kalimantan Timur ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan ruang rekreasi yang mudah diakses dan terjangkau.
Salah satu bukti nyata kemajuan ini adalah hadirnya Teras Samarinda yang kini menjadi ikon baru di tepian Sungai Mahakam.
Kawasan ini menawarkan ruang pedestrian modern yang memungkinkan warga menikmati panorama sungai sambil mencicipi aneka kuliner UMKM dalam suasana yang hidup.
Baca juga: Teman Sekos di Samarinda Nekat Gelapkan Motor PCX Milik Sahabat Sendiri
Keberadaan ruang publik di Samarinda kian lengkap dengan revitalisasi kawasan legendaris Citra Niaga yang kembali berdenyut sebagai pusat ekonomi kreatif, serta Taman Cerdas yang memperkuat konsep wisata ramah anak di tengah kota.
Tak hanya di pusat kota, sisi pinggiran pun menawarkan pesona melalui Desa Budaya Pampang.
Destinasi ini secara konsisten menarik minat pengunjung dengan menampilkan kearifan lokal suku Dayak melalui rumah adat dan ritual tarian tradisional yang digelar setiap akhir pekan.
Hadirnya berbagai opsi rekreasi di tengah kota ini memberikan nuansa segar bagi warga yang ingin melepas penat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Helmi, salah satu warga Kota Tepian, memberikan apresiasinya terhadap perubahan besar ini.
Baca juga: Inilah Mitos Hantu Kelaparan yang Menghantui Jalur Samarinda - Balikpapan
"Ya bagus sebenarnya. Gak perlu lagi jauh ke Balikpapan atau ke Bontang, ada wisata di tengah kota sini. Saya rasa cukup untuk tempat nyantai," ungkap Helmi.
Namun, ia juga menitipkan pesan penting bagi pihak pengelola agar estetika yang sudah terbangun tetap dibarengi dengan pemeliharaan yang konsisten.
"Kalau ke-estetikan sudah baik, kerenlah. Yang penting keamanan sama kebersihan, pak. Biar kalau ada anak-anak gak takut kotor kalau main," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber