Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 APRIL 2026 • 15:48 WIB

Tak Perlu ke Myanmar, Balikpapan Punya Replika Pagoda Shwedagon di Vihara Eka Dharma Manggala

Tak Perlu ke Myanmar, Balikpapan Punya Replika Pagoda Shwedagon di Vihara Eka Dharma ManggalaVihara Eka Dharma Manggala yang terletak di kawasan Gunung Bahagia. (Foto: Muda mengajar/googlemaps)

KALTIM - Di balik statusnya sebagai kota industri yang dinamis, Balikpapan menyimpan sebuah mahakarya arsitektur religi yang mampu membawa imajinasi pengunjung melintasi batas negara.

Vihara Eka Dharma Manggala yang terletak di kawasan Gunung Bahagia kini menjadi magnet bagi wisatawan karena memiliki salah satu stupa paling ikonik yang merupakan replika memukau dari Pagoda Shwedagon di Myanmar.

Keberadaannya memberikan nuansa spiritual yang unik, menjadikan vihara ini bukan sekadar tempat ibadah bagi umat Buddha, melainkan oase ketenangan yang menawarkan keindahan visual menyerupai destinasi internasional.

Begitu memasuki area vihara, pengunjung akan langsung disambut oleh patung Buddha yang megah dan jajaran pagoda kecil berwarna emas yang berkilau di bawah sinar matahari.

Ornamen-ornamen ini bukan sekadar hiasan semata, melainkan simbol pencerahan dalam ajaran Buddhisme yang sarat akan makna filosofis.

Baca juga: Efek Domino IKN Tahap Dua, Mobilitas Pekerja Dorong Kebutuhan Hunian di Balikpapan

Suasana teduh dan tenang yang ditawarkan menjadikan tempat ini sebagai lokasi favorit bagi warga Balikpapan maupun pendatang yang ingin melepas penat atau sekadar melakukan meditasi di tengah kesibukan kota.

Vihara ini juga dikenal sangat terbuka bagi masyarakat umum, sehingga siapa pun dapat menikmati keasrian lingkungannya dengan tetap menjaga etika dan ketenangan.

Selain daya tarik arsitekturnya, Vihara Eka Dharma Manggala juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang menarik minat publik, seperti kelas meditasi yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mempelajari teknik pernapasan dan ketenangan batin.

Tidak hanya itu, terdapat kantin vegetarian yang menyajikan berbagai menu sehat berbasis nabati yang lezat namun tetap ramah di kantong.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana paling meriah, waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat perayaan hari besar seperti Waisak atau Imlek, di mana vihara akan dihiasi lampion dan dekorasi merah yang indah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tak Perlu ke Myanmar, Balikpapan Punya Replika Pagoda Shwedagon di Vihara Eka Dharma Manggala

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!