Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 JUNI 2026 • 09:36 WIB

Riset Tesis Mahasiswa FISIP Unmul Potret Keberhasilan Gaya Kepemimpinan Wali Kota Samarinda

Riset Tesis Mahasiswa FISIP Unmul Potret Keberhasilan Gaya Kepemimpinan Wali Kota SamarindaSekda Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., secara khusus menerima audiensi sekaligus permohonan wawancara dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul). (Foto: PPID Kota Samarinda)
KALTIM -
Gaya kepemimpinan Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menjadi objek akademis dalam riset ilmiah tingkat tinggi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., secara khusus menerima audiensi sekaligus permohonan wawancara dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul) guna membedah data tersebut.

Wawancara mendalam ini ditujukan untuk mengumpulkan data akurat terkait tesis berjudul “Gaya Kepemimpinan Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun dalam Pembangunan Kota Samarinda Periode 2021–2024”.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Gedung Balai Kota Samarinda, Senin (8/6/2026) lalu.

Baca juga: Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan Unmul Bedah Ekosistem PT Badak LNG

Potret Pemimpin Visioner, Detail, dan Tertib Administrasi

Menjawab rentetan pertanyaan dari para peneliti muda Unmul, Sekda membeberkan bahwa salah satu karakter paling menonjol dari sang Wali Kota adalah kemampuan berpikir visioner yang melampaui perspektif umum.

Setiap gagasan pembangunan selalu didasarkan pada inovasi dan kemaslahatan jangka panjang bagi masyarakat.

Selain visioner, riset ini juga memotret Andi Harun sebagai sosok pemimpin yang sangat detail dalam bekerja.

Setiap program kerja dipastikan melewati telaah mendalam dari berbagai aspek.

  1. Perencanaan & Teknis: Menelaah detail proyek dari hulu ke hilir secara komprehensif.
  2. Anggaran Akuntabel: Kerap mengajukan pertanyaan rinci dalam forum presentasi untuk menjamin efisiensi anggaran.
  3. Budaya Birokrasi: Memiliki daya ingat kuat terhadap target pembangunan serta menanamkan budaya tertib pengarsipan dan administrasi di lingkungan Pemkot Samarinda.

"Komitmen Wali Kota dalam menjalankan pemerintahan murni berorientasi pada kepentingan masyarakat. Setiap kebijakan yang diambil selalu mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku," tegas Sekda Neneng Chamelia Shanti.

Baca juga: DLH Kaltim Gandeng Unmul, Racik Strategi Tekan Emisi Gas Rumah Kaca Lewat Sektor Sampah

Komunikasi Terbuka Berbasis Validitas Data

Dalam menahkodai pemerintahan, Wali Kota dinilai sangat terbuka terhadap kritik, saran, maupun aduan langsung dari masyarakat yang dijadikan sebagai basis data penyusunan kebijakan.

Kendati demikian, Sekda menyebut setiap usulan program atau kebutuhan anggaran yang diajukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib didukung oleh data yang valid dan argumentasi yang kuat.

Arah pembangunan yang ditetapkan juga dinilai lugas dan terukur, sehingga memudahkan jajaran birokrasi dalam mencapai indikator kinerja yang terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Baca juga: Benarkah Rujab Kosong 10 Tahun? Pengamat Unmul Minta Bukti Nyata di Balik Anggaran 25M

Instruksi Strategis: Respons Cepat Masalah Publik

Menambahkan penjelasan Sekda, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparuddin, mengungkapkan salah satu instruksi harian Wali Kota yang paling sering ditekankan adalah percepatan penanganan persoalan yang menyentuh langsung aktivitas publik, khususnya mengenai perbaikan infrastruktur jalan rusak.

Wali Kota mendorong koordinasi lintas sektor yang cepat agar persoalan jalan berlubang segera ditangani demi keselamatan warga, tanpa harus kaku terbentur batasan status kewenangan jalan (kota, provinsi, maupun pusat).

"Apabila instansi yang berwenang belum dapat melakukan penanganan karena keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Samarinda akan mencari langkah terbaik agar kerusakan tidak berlarut-larut dan membahayakan pengguna jalan," pungkas Syaparuddin.

Di akhir sesi wawancara, Sekda Neneng menyimpulkan bahwa potret gaya kepemimpinan Andi Harun merupakan perpaduan adaptif antara ketegasan, keterbukaan, partisipasi, serta orientasi kuat pada hasil (result-oriented).

Kombinasi inilah yang menjadi motor penggerak percepatan pembangunan fisik dan peningkatan performa birokrasi di Kota Samarinda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Samarinda

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Riset Tesis Mahasiswa FISIP Unmul Potret Keberhasilan Gaya Kepemimpinan Wali Kota Samarinda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!