Rabu, 21 JANUARI 2026 • 21:36 WIB

Gara-Gara Roblox Dihapus Bunda, Bocah di Bontang Menangis Minta Pindah ke Jakarta: "Aku Marah Sama Bunda!"

Author

Alea tampak tak kuasa menahan tangisnya. (Tangkapan Layar: TikTok.com/@papah_defhan)
KALTIM -
Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan dengan aksi seorang bocah perempuan asal Kota Bontang bernama Alea yang mengancam akan "minggat" ke Jakarta.

Pemicunya ternyata sederhana namun krusial bagi sang anak yaitu aplikasi permainan Roblox di ponselnya dihapus oleh sang bunda.

Momen dramatis ini terekam dalam sebuah video TikTok yang diunggah oleh akun @papah_defhan.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 25,7 ribu kali dan menuai beragam reaksi dari netizen.

Dalam video tersebut, Alea tampak tak kuasa menahan tangisnya.

Dengan suara tersedu-sedu, ia mengungkapkan kekesalannya kepada sang bunda karena merasa kebebasannya bermain terenggut.

Baca juga: Bukan Lagi Pramugari Gadungan! Gadis Palembang yang Viral Ini Kini Dipanggil Sekolah Awak Kabin Secara Resmi

"Aku pergi aja dari Kota Bontang, gara-gara Bunda nggak kasih saya Roblox lagi, sudah dihapus. Aku marah sama Bunda," ucap Alea dengan polosnya.

Mencoba menenangkan situasi, sang bunda memberikan peringatan lucu bahwa kepergiannya bisa memicu teguran dari pemimpin kota.

"Nanti kalau pergi dari Kota Bontang, dimarahi sama Wali Kota Bontang loh," rayu sang bunda.

Meski sempat menyebut nama "Bunda Neni" sebagai sosok Wali Kota yang ia kenal dan tetap bersikeras meminta dibuatkan surat pindah ke Jakarta, amarah Alea ternyata tidak bertahan lama.

Dalam video yang sama tapi terpisah, ia kembali muncul sebagai sosok "Alea Gaming" yang ceria.

Baca juga: Viral! Video Gali Tanah Halaman Rumah di Kalimantan Langsung Ketemu Batubara

"Kembali lagi sama Alea Gaming! Hari ini Alea nggak jadi minggat dari Kota Bontang, aku udah nggak marah lagi," serunya dalam video yang mengakhiri drama pelarian tersebut.

Meski terlihat lucu bagi orang dewasa, tindakan sang bunda yang menghapus aplikasi Roblox sebenarnya sejalan dengan perhatian serius pemerintah pusat.

Terpisah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, secara tegas memperingatkan bahaya penggunaan Roblox bagi anak usia sekolah dasar.

Mendikdasmen menjelaskan beberapa alasan pelarangan tersebut yaitu banyaknya mode permainan dalam Roblox yang mengandung unsur kekerasan yang tidak layak dikonsumsi anak-anak.

Kemudian juga anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat di dunia fiksi karena belum matang secara emosional serta durasi penggunaan gawai yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

@papah_defhan Kekecoaan sore tadi.. @Neni Moerniaeni @dr.Neni SpOG ♬ Sedih menyentuh hati - Yuda Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TikTok.com/@papah_defhan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU