KALTIM - Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki sejarah panjang serta kekayaan alam dan budaya yang beragam. Setiap tahunnya, Hari Ulang Tahun atau Hari Jadi Provinsi Kalimantan Timur diperingati pada 9 Januari. Saat ini, Kalimantan Timur memasukin usia ke-69. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembentukan provinsi sekaligus melihat perkembangan pembangunan di Benua Etam.
Sebelum menjadi provinsi sendiri, wilayah Kalimantan Timur merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan. Seiring dengan perkembangan pemerintahan dan aspirasi masyarakat, wilayah tersebut kemudian dimekarkan menjadi beberapa provinsi.
Kalimantan Timur sebagai wilayah administrasi dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956. Dalam proses pemekaran tersebut, wilayah Kalimantan kemudian dibagi menjadi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Provinsi Kalimantan Timur mulai terbentuk pada 1 Januari 1957, dengan A.P.T. Pranoto sebagai gubernur pertama. Sementara itu, tanggal 9 Januari kemudian diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Timur.
Seiring perjalanan waktu, wilayah administratif Kalimantan Timur juga mengalami sejumlah perubahan. Salah satu perubahan terbesar terjadi ketika sebagian wilayahnya menjadi Provinsi Kalimantan Utara.
Kini, Kalimantan Timur memiliki posisi yang semakin strategis dalam pembangunan nasional, terlebih dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara atau IKN di wilayah provinsi tersebut.
Baca juga: Distribusi Seragam Gratis Siswa di Kaltim Ditargetkan Rampung Oktober
Lambang Provinsi Kalimantan Timur memiliki sejumlah unsur yang menggambarkan sejarah, kekayaan alam, budaya, hingga semangat masyarakatnya. Berikut makna dari beberapa unsur yang terdapat dalam lambang Kalimantan Timur:
Unsur-unsur lain dalam lambang juga menyimpan simbol sejarah Kemerdekaan Indonesia. Delapan untaian minyak, delapan untaian damar, dan satu tetesan terakhir menghasilkan angka 17. Sementara delapan tetesan pada masing-masing untaian menggambarkan bulan kedelapan atau Agustus.
Empat titik pada ujung mandau dan lima lilitan pada ujung sumpitan juga melambangkan angka 45, yang merujuk pada tahun 1945. Keseluruhan susunan tersebut menggambarkan tanggal bersejarah 17 Agustus 1945.
Pada bagian lambang juga terdapat semboyan “Ruhui Rahayu”, yang mencerminkan harapan akan kehidupan yang harmonis, tenteram, aman, damai, dan sejahtera bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Baca juga: Cara ke Berau Kalimantan Timur: Pilihan Rute Pesawat, Jalur Darat, hingga Speedboat
Peringatan Hari Jadi Kalimantan Timur setiap 9 Januari bukan sekadar perayaan tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan panjang daerah sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kalimantan Timur.
Dari sejarah pembentukannya hingga berbagai simbol yang terdapat dalam lambang daerah, Kalimantan Timur memiliki identitas yang erat dengan semangat persatuan, kekayaan alam, budaya, dan perjuangan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kaltim