Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 22:22 WIB

LPPS Turun Tangan, Wali Kota Andi Harun 'Menghilang' di Tengah Kepungan Banjir Samarinda

Author

LPPS Turun Tangan. (Foto: Istimewa)
KALTIM -
Kota Samarinda kembali dilanda bencana tahunan yang melumpuhkan yaitu banjir besar.

Sejak Selasa malam hingga Rabu pagi (22/10), air bah merendam sejumlah kawasan vital, seperti Jalan Dr. Sutomo, Gunung Lingai, Sungai Pinang Dalam, dan kawasan Juanda, dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter.

Namun, di tengah kepanikan warga, keberadaan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, justru menjadi sorotan dan tanda tanya besar.

Di saat ribuan rumah terendam dan aktivitas warga lumpuh total, sejumlah warga dan aktivis pemuda mempertanyakan absennya orang nomor satu di Samarinda tersebut.

Organisasi Lingkar Perubahan Pemuda Samarinda (LPPS) menjadi salah satu pihak yang paling vokal menyuarakan kekecewaan ini.

Baca juga: 5 Cara Pintar Periksa Mobil Bekas Banjir yang Perlu Kamu Pahami, Jangan Sampai Terkecoh Hal Ini!

Koordinator LPPS, Alul, menyampaikan kritik keras terhadap sikap Wali Kota yang dianggap abai dan tidak hadir di tengah musibah yang berulang ini.

"Kami tidak melihat kehadiran Pak Wali di setiap kali Samarinda banjir. Samarinda sedang darurat air, tapi pemimpinnya justru seperti menghilang. Ini bukan saatnya diam, ini saatnya turun langsung membantu warga,” tegas Alul, Rabu malam.

Selain melayangkan kritik, Lingkar Perubahan Pemuda Samarinda juga menunjukkan aksi nyata.

Mereka turun langsung ke lapangan membantu masyarakat terdampak.

LPPS membagikan ratusan kotak makanan gratis kepada warga di kawasan Bangkuriang yang hingga malam ini masih terendam banjir parah.

Baca juga: Banjir Terjang Aceh Jaya! 34 Desa Terendam, Ribuan Warga Mengungsi Mandiri

Aksi cepat tanggap ini sedikit meringankan beban warga yang terisolasi oleh air.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Pemerintah Kota Samarinda maupun dari Wali Kota Andi Harun terkait keberadaannya atau langkah konkret penanganan banjir yang menjadi masalah menahun ini.

Sementara itu, banjir terus meluas dan menyebabkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama lumpuh total.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah evakuasi dan menyalurkan bantuan darurat, sekaligus memberikan penjelasan transparan mengenai strategi penanganan banjir di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU