Minggu, 26 OKTOBER 2025 • 18:17 WIB

BCC Berakhir Dini Hari, Alfin Rausan Fikry Minta Pemkot Bontang Kaji Ulang Durasi Acara

Author

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, setelah mengikuti Bontang City Carnival. (Foto: Istimewa)
KALTIM -
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang berlangsung meriah dengan digelarnya Bontang City Carnival (BCC).

Acara pawai budaya dan kostum tematik yang melibatkan 102 peserta ini diselenggarakan pada Sabtu malam (25/10/2025) hingga Minggu dini hari (26/10/2025).

Meski diguyur hujan deras, kegiatan BCC yang menampilkan berbagai kreasi budaya masyarakat Bontang ini tetap ramai.

Namun, durasi pelaksanaan yang berlangsung selama kurang lebih enam jam—dimulai pukul 20.35 WITA dan baru tuntas pukul 02.10 WITA—menjadi sorotan utama.

Baca juga: MASATA Bontang Soroti Manajemen Waktu dan Mitigasi Cuaca Demi Event yang Lebih Maksimal

Lamanya waktu pelaksanaan ini mengakibatkan beberapa peserta terlihat kelelahan saat menunggu giliran tampil hingga larut malam.

Kondisi ini dinilai tidak efektif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengkaji ulang durasi BCC ke depannya.

Ia menyayangkan perencanaan yang menghabiskan waktu terlalu panjang dalam satu hari.

Baca juga: Lelang Ulang Aset Korupsi Tunggu Penilaian Harga Kembali

"BCC ini harus dievaluasi. Kami melihat antusias warga yang luar biasa, namun sayangnya tidak diimbangi dengan perencanaan waktu yang matang," ujar Alfin Rausan Fikry, dihubungi langsung oleh redaksi Indozone pada Minggu sore (26/10/2025).

Alfin menyoroti bahwa kegiatan yang berlangsung dalam satu hari penuh tersebut membuat durasi mencapai enam hingga delapan jam, yang terlalu membebani peserta dan panitia.

"Sudah belasan tahun BCC diselenggarakan dalam satu hari. Saya usulkan agar ke depan bisa dibagi menjadi dua atau tiga hari. Tentu akan lebih efektif dari segi pembagian waktu," tegas Legislator Partai Golkar tersebut.

Ia juga menekankan bahwa pembagian acara menjadi beberapa hari akan memberikan keuntungan ekonomi yang lebih besar bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Peningkatan jumlah hari acara berpotensi meningkatkan transaksi dan jumlah pengunjung.

"Jika acara dibagi ke dalam beberapa hari, maka pelaku UMKM akan mendapatkan manfaat lebih besar. Ini sejalan dengan salah satu visi-misi Pemkot Bontang untuk mewujudkan transformasi ekonomi yang dinamis dan inklusif, khususnya dalam pemberdayaan sektor UMKM lokal," jelasnya.

Antusiasme warga yang tetap bertahan hingga akhir acara membuktikan bahwa BCC adalah agenda budaya yang sangat dinantikan.

Namun, evaluasi terhadap durasi acara menjadi catatan penting untuk perbaikan di tahun-tahun berikutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU