Sabtu, 01 NOVEMBER 2025 • 23:08 WIB

Pupuk Kaltim Mulai Bangun Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia, Bontang Siap Jadi Kota Industri Berkelanjutan

Author

Acara Groundbreaking yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, jajaran direksi Pupuk Kaltim, Direktur Utama Pupuk Indonesia, serta perwakilan dari Pupuk Indonesia Grup dan sejumlah pejabat daerah. (Foto: Adiepraja/PPID Kota Bontang)
KALTIM -
PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) secara resmi memulai pembangunan pabrik Soda Ash pertama di Indonesia.

Proyek strategis yang berlokasi di kawasan perusahaan ini ditandai dengan seremoni groundbreaking pada Jumat (31/10) pagi, memantapkan posisi Bontang sebagai episentrum industri petrokimia dan kota industri berkelanjutan di Tanah Air.

Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, jajaran direksi Pupuk Kaltim, Direktur Utama Pupuk Indonesia, serta perwakilan dari Pupuk Indonesia Grup dan sejumlah pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah visioner yang diambil oleh Pupuk Kaltim dan Pupuk Indonesia Grup.

Ia menilai, proyek ini akan membawa perubahan signifikan bagi industri nasional.

Baca juga: Investor Global Serbu Mahakam Investment Forum 2025: Bontang Curi Perhatian dengan Proyek Soda Ash, Filipina dan Pakistan Tunjukkan Minat Serius

“Keputusan untuk membangun pabrik Soda Ash pertama di Indonesia, di Kota Bontang, adalah langkah visioner yang menunjukkan komitmen luar biasa terhadap kemajuan bangsa,” ujar Neni.

Dengan kapasitas produksi mencapai 300 ribu ton per tahun, pabrik ini diprediksi mampu memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan nasional.

Hal ini secara langsung akan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor Soda Ash dan memperkuat daya saing di kancah industri regional.

Proyek ini juga disebut Neni sebagai wujud nyata semangat hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah pusat.

Baca juga: Pupuk Kaltim Porwada 2025 Sukses Digelar, Bontang Raih Gelar Juara Umum

"Kami bangga Bontang menjadi episentrum dari transformasi ini. Investasi besar ini adalah bukti nyata keberhasilan gerakan ekonomi Bontang,” tegasnya, seraya menyebut capaian investasi kota Bontang pada tahun 2024 lalu telah mencapai Rp2,7 triliun.

Lebih lanjut, Wali Kota Bontang menegaskan bahwa kehadiran pabrik Soda Ash tidak hanya memperkokoh Bontang sebagai kota industri, tetapi juga menciptakan rantai nilai baru.

Rantai nilai ini akan mendorong tumbuhnya industri pendukung, mulai dari jasa teknik hingga sektor logistik.

Pabrik ini juga menjadi angin segar bagi penyediaan sumber daya manusia lokal.

“Kebutuhan lebih dari 800 tenaga kerja lokal pada puncak masa konstruksi adalah peluang emas bagi warga Bontang,” ungkapnya.

Selain dampak ekonomi, Neni juga menyoroti komitmen Pupuk Kaltim dalam penerapan prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Rencana penyerapan 174 ribu ton karbon dioksida (CO_2) per tahun dari pabrik ini dinilai Neni sebagai standar baru bagi industri yang bertanggung jawab

“Komitmen ini sejalan dengan identitas Kota Bontang yang telah diakui secara nasional sebagai kota paling berkelanjutan melalui penghargaan UI Green City Metric 2025,” tambahnya.

Baca juga: Pupuk Kaltim Porwada III Bontang Siap Digelar, 260 Wartawan se-Kaltim Beradu Prestasi

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa proyek Soda Ash ini adalah bagian dari komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung transformasi industri kimia nasional.

Proyek ini juga akan memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan produk samping, Ammonium Chloride, sebagai pupuk sumber nitrogen dan bahan baku NPK.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah perwakilan Gubernur Kalimantan Timur, Komisaris Pupuk Indonesia Rachlan S. Nashidik, Sekda Kota Bontang, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pimpinan perusahaan di kawasan industri Bontang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU