Terpilih Aklamasi, Ketua Baru POBSI Bontang Bertekad Hapus Isu Negatif dan Perbaiki Transparansi
KALTIM - Musyawarah Kota (Muskot) POBSI Bontang yang digelar di Halal Square pada Kamis (29/01/26) menjadi babak baru bagi masa depan olahraga biliar di Kota Taman.
Imam Ahmad Riskan resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua POBSI Bontang masa bakti 2026-2030, dengan membawa misi besar melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.
Langkah Imam untuk memimpin organisasi ini terbilang mulus setelah ia menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan.
Berdasarkan AD/ART organisasi, Muskot ini dihadiri oleh Ketua KONI Bontang, pengurus Pengprov POBSI Kaltim, serta para pemilik rumah biliar, atlet, dan komunitas yang memiliki hak suara.
Baca juga: Satu Tempat Banyak Manfaat, MR HR Pool & Gym Hadirkan Konsep Olahraga Modern di Jalan Tenis
Menanggapi isu miring dan desas-desus negatif yang sempat menerpa kepengurusan sebelumnya, Imam menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem kerja yang dianggap buruk.
Baginya, ketenangan anggota dan kepercayaan komunitas adalah fondasi utama organisasi.
"Menurut kabar yang beredar itu, saya akan perbaiki dan sebisa mungkin memberikan apa yang diinginkan serta dibutuhkan oleh semua teman-teman komunitas biliar," ujar Imam Ahmad Riskan saat diwawancarai awak media.
Salah satu poin krusial yang ia tekankan adalah transparansi finansial.
Baca juga: Resmi! Kawasan Kuliner dan Fasilitas Olahraga Baru Bakal Segera Hadir di Ibu Kota Nusantara
Imam menyatakan secara tegas bahwa dirinya ingin memastikan POBSI Bontang bukan merupakan tempat untuk mencari keuntungan pribadi yang justru merugikan para anggotanya.
"Organisasi ini kan bukan buat cari uang, kebetulan saya juga bisa dikatakan mampu dari segi finansial untuk membantu menopang kebutuhan atlet dan komunitas dari segi materiil," tegasnya.
Selain pembenahan internal, Imam juga memasang target tinggi di bidang prestasi.
Saat ini, posisi biliar Bontang masih berada di peringkat ke-6 (menengah) di bawah Samarinda dan Balikpapan.
Ia menjelaskan pada target tahun 2025 ingin membawa biliar Bontang menjadi ranking 1 di Kalimantan Timur.
Ia juga memiliki visi yang sejalan dengan dukungan David Lim Hajad Pura dari Pengprov POBSI Kaltim yang optimis Bontang bisa menjadi juara umum melihat potensi besar para atletnya.
Harapan besar juga disematkan oleh Firman selaku pembina POBSI Bontang.
Ia menitipkan program regenerasi kepada "nakhoda" baru agar biliar tidak kehilangan talenta di masa depan.
"Harapan saya untuk POBSI Bontang yang baru, yang dinakhodai oleh adinda Imam, semoga bisa membuat sekolah biliar untuk anak-anak pelajar yang ingin menjadi atlet guna meregenerasi calon atlet kota Bontang," ungkap Firman.
Imam Ahmad Riskan pun menutup dengan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh elemen biliar di Bontang, mulai dari pemilik rumah biliar hingga para atlet.
Ia bertekad menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi mengembalikan kejayaan biliar di Kota Bontang.
Reporter : Fergi Julian Prada a
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung