Bontang Sabet Penghargaan IMDI 2025. (Foto: PPID Kota Bontang/Firman)
KALTIM - Bontang berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah dengan pencapaian IMDI tertinggi.
Acara peluncuran laporan IMDI berlangsung di Ganara Art Space Fx Sudirman, Jakarta, pada Kamis (2/10), dan dihadiri sekitar 450 pemangku kepentingan kunci.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi, Boni Pudjianto, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada perwakilan pemerintah daerah.
Baca juga: Sukses Gelar e-Sport hingga Futsal, SMANTIG CUP 2025 Jadi Tolok Ukur Minat Bakat Pelajar Bontang
Dalam kategori kabupaten/kota, penghargaan dibagi berdasarkan wilayah.
Kota Bontang berhasil menorehkan prestasi gemilang di wilayah tengah bersama Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kota Tarakan.
Sementara itu, untuk wilayah barat, Kota Bandung memimpin, diikuti Malang dan Jakarta Barat.
Di kawasan timur, penghargaan diraih oleh Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ternate, dan Kabupaten Sorong.
Baca juga: 23 Lansia di Bontang Diwisuda Lengkap dengan Toga, Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Belajar
Di tingkat provinsi, DKI Jakarta meraih skor IMDI tertinggi secara nasional dengan angka 56,97, disusul Provinsi Bangka Belitung (52,15) dan Jawa Barat (52,05).
Sekretaris Dinas Kominfo Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, hadir mewakili Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, untuk menerima penghargaan tersebut langsung dari Menkomdigi.
Menanggapi capaian ini, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan rasa syukurnya. Menurutnya, penghargaan IMDI ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong perkembangan digitalisasi.
"Bontang berkomitmen terhadap perkembangan digitalisasi. Masyarakat harus lebih melek digital, memperluas literasi digital, pemberdayaan digital, serta memperkuat infrastruktur digital,” ujar Neni Moerniaeni melalui PPID Bontang.
Wali Kota juga menegaskan bahwa ke depan, Pemerintah Kota Bontang akan semakin memaksimalkan pelayanan berbasis digitalisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang