Klub berjuluk Traktor Kuning ini santer dikabarkan telah dijual ke Kalimantan Timur dan akan berganti nama menjadi Bontang Khatulistiwa FC. (Foto: Istimewa)
KALTIM - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional, terutama bagi penggemar klub legendaris asal Sumatera Utara, Persatuan Sepak Bola Deli Serdang (PSDS).
Klub berjuluk Traktor Kuning ini santer dikabarkan telah dijual ke Kalimantan Timur dan akan berganti nama menjadi Bontang Khatulistiwa FC.
Isu panas ini pertama kali berembus kencang di media sosial, khususnya melalui akun Instagram Nusa Liga, yang dengan yakin menuliskan PSDS menuju Kalimantan dan diakuisisi dengan harga fantastis, mencapai Rp3 Miliar.
Sontak, kabar ini membuat geger warga Kabupaten Deli Serdang yang sangat mencintai klub mereka.
Namun, manajemen PT Traktor Kuning Deli Serdang segera memberikan klarifikasi tegas.
Dihubungi pada Rabu (22/10/2025), Manajer PSDS, Herman Sagita atau akrab disapa Cinwa, langsung membantah keras isu penjualan tersebut.
Baca juga: Stadion Utama Deli Serdang Jadi Saksi Kekalahan Timnas Indonesia U-17 Lawan Timnas Mali
Cinwa menegaskan bahwa sampai detik ini, PSDS Deli Serdang masih milik masyarakat Deli Serdang.
"Yang buat siapa (bilang PSDS dijual). Kalau mau dijual ya harus melalui notaris. Pertama kali itu harus ada rapat persetujuan dari seluruh pemilik saham dulu. Sampai saat ini belum ada (keputusan untuk dijual)," ujar Cinwa kepada redaksi.
Cinwa tidak menampik adanya pihak yang berminat untuk mengakuisisi klub tersebut.
Ia bahkan membenarkan bahwa Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, sempat menghubunginya dan mengajukan tawaran di angka Rp3 Miliar.
Di sisi lain, Pemkot Bontang melalui Wakil Wali Kota Agus Haris memang secara terbuka mengakui sedang membidik PSDS Deli Serdang.
Agus Haris menyebut klub ini menjadi bidikan karena kondisi keuangan manajemen sebelumnya yang terbelit masalah.
Rencananya, jika akuisisi berhasil, klub akan di-rebranding menjadi Bontang Khatulistiwa FC untuk membangkitkan kembali gairah sepak bola profesional di Kota Taman.
Meski tawaran dari Bontang terbilang menggiurkan, Cinwa mengungkap fakta yang membuat rencana akuisisi ini terancam batal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber