Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 18:57 WIB

Tiga Generasi Perempuan Hebat Bagikan Kunci Sukses di Industri Film dalam Diskusi FORWAN di Uhamka

Tiga Generasi Perempuan Hebat Bagikan Kunci Sukses di Industri Film dalam Diskusi FORWAN di UhamkaForum Wartawan Hiburan (FORWAN) menggelar diskusi bertajuk “Perempuan Hebat di Dunia Film dan Musik” di Auditorium Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka). (Foto: Muhammad Olifiansyah/INDOZONE)
KALTIM -
Dalam rangka menyambut Hari Ibu 22 Desember 2025, Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) sukses menggelar diskusi bertajuk “Perempuan Hebat di Dunia Film dan Musik” di Auditorium Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka).

Acara ini mempertemukan tiga suara lintas generasi, diantaranya Yessy Gusman, Vinessa Inez, dan Titin Setiawati, hal tersebut untuk membahas pondasi sukses dan tantangan perempuan di industri kreatif.

Diskusi yang dimoderatori oleh Ratna Listy ini menjadi ajang refleksi, menegaskan bahwa profesionalisme dan kemandirian adalah kunci mutlak bagi perempuan yang berkarier.

Yessy Gusman, artis senior yang mewakili era 80-90an, menekankan bahwa kunci sukses di dunia film terletak pada etos kerja yang kuat.

Ia menyebutkan empat pilar yang harus dipegang teguh: “Disiplin, santun, profesional, dan tepat waktu, hal itu harga mati di dunia film.”

Baca juga: Kualitas Standar HACCP Harga Ramah Kantong: Le Lagoon Siap Bersaing di Industri Minuman Mineral

Ia mengingatkan audiens kampus bahwa keterlambatan atau kurangnya profesionalisme tidak hanya merusak suasana tetapi juga membengkakkan biaya produksi.

Secara pribadi, Yessy menegaskan pesan yang menjadi benang merah utama diskusi: "Perempuan jangan mematahkan sayapnya sendiri".

Baginya, pendidikan baik formal maupun informal adalah fondasi kemandirian yang menentukan masa depan keluarga.

Yessy sendiri tidak hanya berakting, tetapi juga aktif di bidang pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan perempuan.

Vinessa Inez, yang mewakili generasi Z, membagikan pengalaman nyata menghadapi realitas kerja perfilman yang penuh tekanan.

Baca juga: Enam Kali Juara! Pemprov Kaltim Tetap Nomor 1 dalam Layanan Informasi Publik 2025

Aktris muda ini sepakat bahwa profesionalisme dan kesabaran adalah kunci untuk bertahan di lokasi syuting, bahkan saat berhadapan dengan perbedaan personal.

Vinessa juga memaparkan perannya dalam film Dalam Sujudku yang mengangkat sosok Aisyah, seorang perempuan ideal yang digambarkan sebagai "malaikat tak bersayap bagi keluarganya" kuat, sabar, dan berpendidikan.

Ia menekankan bahwa kesabaran adalah hasil dari latihan dan pengalaman hidup, bukan sesuatu yang datang tiba-tiba.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tiga Generasi Perempuan Hebat Bagikan Kunci Sukses di Industri Film dalam Diskusi FORWAN di Uhamka

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!