INDOZONE.ID - Seorang jurnalis di Bontang, Kalimantan Timur, bernama Nur Sa’adah membagikan video di akun Instagram-nya @saadado_ saat melakukan peliputan.
Terlihat ia menunjukkan dedikasinya dalam meliput berita, bahkan harus rela bergelut dengan lumpur.
Dalam unggahan video berjudul "Day 736 jadi wartawan di Bontang", terlihat Sa'adah berjalan di area berlumpur hingga akhirnya harus melepas sandalnya.
Baca juga: Rombongan Wartawan Parlemen Kunjungi Mandalika
Video tersebut memperlihatkan perbandingan "sebelum" dan "sesudah" liputan yang penuh tantangan.
Pada keterangan unggahan tersebut, ia menulis, "Hidup kadang di kolam renang, kadang di kolam lumpur," sebuah kalimat yang menggambarkan suka dan duka menjadi seorang jurnalis.
Saat dikonfirmasi, Sa'adah yang merupakan jurnalis dari media lokal Jurnal Borneo, menjelaskan bahwa lokasi liputan berada di Perumahan Korpri, Bontang Lestari.
Baca juga: 9 Manfaat Penting Jurnaling untuk Kesehatan Mentalmu, Bukan Sekadar Menulis Tanpa Arti!
Ia bertugas meninjau lokasi untuk rencana pembangunan Sekolah Rakyat Bontang dan Gedung Bulog.
"Aksesnya memang masih susah sih, apalagi habis hujan jadi tanahnya jadi lembek," ujar Sa’adah.
Ia menambahkan bahwa cuaca saat itu juga sangat terik, membuat tenaganya terkuras habis.
“Pokoknya tenagaku sisa sedikit buat nulis berita," keluhnya, menunjukkan totalitasnya dalam bekerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung