Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 20:09 WIB

Pemkot Bontang dan Badak LNG Tanam 4.000 Mangrove Perkuat Ekowisata Berbas Pantai

Author

Foto Bersama Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama Plt. Camat Bontang Selatan, Lurah Berbas Pantai, serta Plt. President Director & CEO PT Badak LNG, Fery Sulistyo Nugroho, beserta jajaran manajemen perusahaan. (Foto: Firman/PPID Kota Bontang)
KALTIM -
Komitmen pelestarian lingkungan di Kota Taman terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bontang dan sektor industri.

Pada Kamis (6/11) pagi, sinergi ini diwujudkan dalam seremonial penanaman 4.000 pohon mangrove yang diinisiasi oleh PT Badak LNG di kawasan Mangrove Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan.

Kegiatan masif ini mengusung tema “AKSARA: Akar Pesisir Nusantara”, sebuah akronim yang merefleksikan semangat menumbuhkan akar hijau kehidupan di wilayah pesisir.

Penanaman ribuan bibit ini ditujukan sebagai warisan alam berharga untuk generasi mendatang.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama Plt. Camat Bontang Selatan, Lurah Berbas Pantai, serta Plt. President Director & CEO PT Badak LNG, Fery Sulistyo Nugroho, beserta jajaran manajemen perusahaan.

Baca juga: Bontang Tak Lagi Hanya Industri! Investor Diundang Danai Hutan Mangrove hingga Pulau Beras Basah

Dalam sambutannya, Wawali Agus Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas komitmen PT Badak LNG yang secara konsisten menjalankan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), khususnya pada pilar lingkungan hidup.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Badak LNG. Kegiatan seperti ini bukan sekadar simbolik, namun merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan keberlanjutan lingkungan hidup,” ujar Agus Haris.

Ia menegaskan bahwa penanaman ribuan mangrove ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan tutupan lahan hijau, menjaga keanekaragaman hayati, dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Program ini juga sejalan dengan visi Pemkot Bontang untuk meningkatkan pelestarian lingkungan.

Meski demikian, Wawali mengingatkan bahwa pekerjaan tidak berhenti pada penanaman.

Baca juga: Jaga Keseimbangan Industri dan Alam, Komisi IV DPR RI Kunjungi Bontang Mangrove Park

Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kelangsungan hidup bibit yang telah ditanam.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, namun menjadi bagian dari gerakan bersama masyarakat pesisir dalam menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam. Karena menanam itu mudah, tetapi merawat dan memastikan tumbuhnya sampai besar, itulah tantangan kita bersama,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan, komunitas, maupun masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Kita buktikan bahwa Bontang bukan hanya kota industri, tetapi juga kota yang berwawasan lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. President Director & CEO PT Badak LNG, Fery Sulistyo Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir.

“Penanaman 4.000 pohon mangrove ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keseimbangan alam dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Kami percaya bahwa kelestarian lingkungan adalah fondasi penting bagi keberlanjutan industri dan masyarakat,” ucap Fery.

Program konservasi ini, menurutnya, merupakan bagian integral dari pilar lingkungan dalam Program PPM PT Badak LNG, yang rutin dilaksanakan melalui kegiatan edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Kami berharap, dengan kolaborasi seperti ini, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi,” imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU