Bukan Kaleng-kaleng! Berau Sulap Pulau Kaniungan Jadi Destinasi Wisata Premium Bertaraf Internasional
KALTIM - Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan keseriusan penuh dalam memajukan sektor pariwisata.
Pulau Kaniungan di Kecamatan Biduk-Biduk kini tengah disiapkan untuk bertransformasi menjadi destinasi wisata premium, yang menawarkan pengalaman liburan mewah, eksklusif, dan digadang-gadang setara dengan resort internasional.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyatakan bahwa potensi yang dimiliki Kaniungan sangat besar, meliputi kawasan seluas 55 hektare yang dikelilingi pasir putih, laut biru, dan terumbu karang indah, ditambah dengan fasilitas resort mewah yang sudah tersedia.
"Pulau Kaniungan memiliki peluang besar dikembangkan sebagai wisata premium, termasuk sebagai desa wisata agar kawasannya berkembang, baik dari sektor pariwisata, perikanan, budaya, kesenian, hingga UMKM yang telah tumbuh di tengah masyarakat," tegas Gamalis.
Meskipun menyadari bahwa kewenangan pengelolaan pulau mencakup tingkat provinsi dan pusat, Pemda Berau memastikan bahwa aspek kemanusiaan dan ekonomi masyarakat lokal tetap menjadi prioritas utama.
Pengembangan wisata ini diharapkan menciptakan hubungan simbiosis mutualisme, di mana kunjungan wisatawan akan secara langsung meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
"Harapannya adalah agar masyarakat yang telah lama bermukim di Pulau Kaniungan akan merasa lebih betah... sehingga dengan adanya pengembangan wisata, tentu antara pemerintah dan penduduk setempat akan saling mendukung aktivitas wisata," jelas Gamalis.
Langkah konkret Pemda adalah dengan membuka akses wisata dan menindaklanjuti rencana besar ini melalui Rencana Detail dan Tata Ruang (RDTR), guna memastikan pengembangan pulau berjalan fokus dan terarah.
Pengembangan Pulau Kaniungan ini tidak main-main.
Menurut Pengembang Destinasi Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Andi Nursamsi Lail, penataan kawasan akan menggunakan sistem master plan berbasis klaster.
Kawasan pulau akan dibagi menjadi beberapa zona spesifik, meliputi Klaster pemukiman penduduk, Klaster kawasan wisata, dan Klaster UMKM yang akan ditata secara seragam.
Penataan klaster UMKM ini sangat penting untuk menghilangkan kesan kumuh dan mempertahankan standar estetika kawasan premium.
"Kami bersiap melakukan pendataan akurat sebagai dasar pengembangan Pulau Kaniungan menjadi desa wisata premium, namun dengan tetap menjaga kelestarian alam serta penataan lingkungan dan pemukiman agar lebih indah dan nyaman dinikmati wisatawan," pungkas Andi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA News Kalimantan Timur