KALTIM - SMAN 10 Samarinda berhasil mencetak rekor membanggakan bagi dunia pendidikan di Kalimantan Timur.
Sebanyak 30 siswa dari sekolah tersebut dilaporkan telah memborong total 84 Letter of Acceptance (LoA) atau surat pernyataan diterima dari berbagai universitas bergengsi di mancanegara.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar asal "Benua Etam" memiliki daya saing yang sangat tinggi di kancah pendidikan global.
Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made Adnyani, dalam laporannya pada Jumat (27/3/2026), merincikan bahwa puluhan surat penerimaan tersebut berasal dari perguruan tinggi ternama di berbagai belahan dunia.
Destinasi kampus para siswa mencakup negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, hingga Belanda.
Banyaknya jumlah LoA yang mencapai 84 buah menunjukkan bahwa satu siswa rata-rata berhasil diterima di lebih dari dua universitas luar negeri sekaligus.
Capaian fantastis ini disebut-sebut sebagai hasil konkret dari implementasi program Sekolah Garuda Transformasi.
Program ini dirancang untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan di Kalimantan Timur agar selaras dengan kebutuhan dan kualifikasi internasional.
"Prestasi ini adalah buah dari kerja keras siswa, dukungan penuh orang tua, serta pembinaan berkelanjutan yang kami berikan untuk mencetak lulusan berstandar global," ungkap Ni Made Adnyani.
Mengingat potensi besar para siswa ini untuk mengharumkan nama daerah di luar negeri, pihak sekolah secara resmi menyampaikan laporan ini kepada Gubernur Kalimantan Timur.
Baca juga: Pererat Sinergi Pendidikan, Wawali Samarinda Apresiasi Pendidikan Karakter di SMKN 16 Sempaja Timur
Harapannya, pemerintah daerah dapat memberikan dukungan nyata, terutama melalui skema beasiswa bagi siswa berprestasi yang akan melanjutkan studi ke luar negeri.
Selain beasiswa, penguatan kemitraan internasional dan kemudahan fasilitasi informasi juga menjadi poin penting yang diharapkan dapat terus didukung oleh pemerintah provinsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber