Selasa, 16 JUNI 2026 • 07:15 WIB

Petugas Damkar di Berau Bongkar AC yang Jadi Markas Enam Ekor Ular

Author

Petugas mendapati total enam ekor ular hijau yang bersarang di dalam mesin pendingin. (Foto: Istimewa)
KALTIM - 
Malam yang seharusnya tenang bagi Laely, warga Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, mendadak berubah mencekam.

Dirinya dikejutkan oleh keberadaan rombongan tamu tak diundang yang menjadikan unit pendingin ruangan (AC) di dalam rumahnya sebagai sarang tempat berkumpul.

Sadar akan bahaya yang mengancam, Laely langsung menghubungi Pos Damkar Labanan pada Selasa (2/6) malam sekitar pukul 22.22 WITA.

Awalnya, laporan yang masuk ke petugas dinilai sebagai proses evakuasi satu ekor ular biasa pada umumnya.

Namun, guna memastikan keamanan seluruh area, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau terpaksa melakukan aksi pembongkaran pada komponen mesin AC tersebut.

Tak disangka, saat diteliti lebih dalam, petugas justru mendapati total enam ekor ular hijau yang bersarang di dalam mesin pendingin tersebut.

Baca juga: Jari Kelingking Nyangkut di Gembok Saat Asyik Curhat, Siswi di Tenggarong Histeris Didatangi Damkar

Proses Evakuasi Sempat Bikin Petugas Terkejut

Komandan Pos Damkar Labanan, Dwi Susilo, membenarkan bahwa tim penyelamat sempat terkejut saat membongkar dan menyisir komponen dalam AC secara teliti karena ular-ular lain mulai bermunculan satu per satu dari balik mesin.

"Saat dilakukan pengecekan di sekitar AC, ternyata ditemukan enam ekor ular hijau dan semuanya berhasil dievakuasi dengan aman,” ujar Dwi Susilo.

Beruntung, hasil identifikasi petugas menunjukkan bahwa keenam reptil tersebut merupakan jenis ular hijau daun (pucuk) yang dikategorikan memiliki kadar bisa rendah (low venom).

Alhasil, proses evakuasi pembongkaran markas ular tersebut berjalan lancar tanpa ada korban luka, baik dari pihak penghuni rumah maupun personel di lapangan.

Baca juga: Damkar Kerahkan 175 Personel, Larang Total Kembang Api di Permukiman Padat

Damkar Ingatkan Bahaya Ular Hijau Ekor Merah

Meski temuan kali ini tergolong jenis ular berbisa rendah, Dwi Susilo memberikan edukasi penting dan mengingatkan masyarakat luas di wilayah Berau agar tidak menganggap remeh semua jenis ular yang berwarna hijau di sekitar permukiman.

Ciri-ciri dan imbauan penanganan ular dari Damkar meliputi:

  1. Waspadai Ekor Merah: Jenis ular hijau yang memiliki ekor berwarna merah (Trimeresurus insularis) merupakan salah satu rumpun ular berbisa tinggi dan sangat mematikan.
  2. Hindari Menjadi Pawang Dadakan: Warga dilarang keras mencoba menangkap atau mengusir ular secara mandiri jika tidak memiliki keahlian dan alat pelindung khusus.
  3. Risiko Fatal: Salah mengenali jenis ular dan salah penanganan dapat berisiko fatal hingga menyebabkan korban gigitan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Kalau menemukan ular, lebih baik hubungi petugas. Jangan sampai niat mengusir malah berakhir masuk rumah sakit,” pungkas Dwi.

Peristiwa unik ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pemilik rumah untuk rutin melakukan perawatan dan mengecek celah-celah instalasi AC.

Sebab, suhu lembap dan ruang tersorok di dalam mesin AC rupanya kerap dianggap sebagai hunian yang nyaman dan strategis bagi kawanan reptil untuk bersarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU