Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 00:10 WIB

Apresiasi Tinggi untuk RT 12 Tanjung Laut Indah, Gerakan ‘Bersih untuk Merdeka’ Digelar Meriah

Apresiasi Tinggi untuk RT 12 Tanjung Laut Indah, Gerakan ‘Bersih untuk Merdeka’ Digelar MeriahGerakan ‘Bersih untuk Merdeka’ RT 12 Kelurahan Tanjung Laut Indah (Foto: PT KPI/Eko)
KALTIM -
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Pungut Sampah “Bersih untuk Merdeka” resmi dibuka di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Tanjung Laut Indah pada Minggu (10/8/2025) lalu.

Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Agus Haris, hadir mewakili Wali Kota dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RT 12 Kelurahan Tanjung Laut Indah yang menjadi lokasi pertama aksi bersih-bersih massal ini.

Kegiatan yang diinisiasi oleh World Cleanup Day (WCD) Kota Bontang ini disambut antusias oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan, komunitas, hingga pelajar.

Wawali Agus Haris dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya berada di tengah-tengah masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan kota.

Baca juga: Dukung Program Kali Bersih Oleh Pemkot Yogya, Sultan HB X Sebut Kebersihan Tergantung Aliran Sungai Bantul dan Sleman

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, melainkan wujud cinta tanah air dalam menyambut hari kemerdekaan,” ujar Agus Haris.

Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pengisian kemerdekaan dengan semangat gotong royong.

"Dulu kita merebut kemerdekaan dengan senjata, hari ini kita isi dengan kepedulian terhadap lingkungan," tegasnya.

Pemerintah Kota Bontang menyambut baik inisiatif ini, yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan kota Bontang 2025–2029.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Susuri Sungai Ciliwung: Evaluasi Drainase, Kampanye Kebersihan, dan Rencana Aktivasi Ruang Publik

Agus Haris menyebut bahwa program 100 Hari Pemerintahan Kota Bontang menempatkan gerakan kebersihan sebagai prioritas utama.

Ia menyoroti kondisi lingkungan Bontang, khususnya saluran air dan sungai yang masih banyak dipenuhi sampah, serta kondisi pasar yang kotor.

"Tidak mungkin kita menjadi negara maju dan berdaya saing di tahun 2045 jika lingkungan kita sendiri kotor," katanya.

Agus Haris mengajak seluruh elemen masyarakat, perusahaan seperti PT KPI, komunitas, hingga pelajar untuk bersinergi dalam menjaga kebersihan.

Menurutnya, kesadaran harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apresiasi Tinggi untuk RT 12 Tanjung Laut Indah, Gerakan ‘Bersih untuk Merdeka’ Digelar Meriah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!