Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 12:55 WIB

Gubernur Rudi Mas’ud Sisir Pesisir dan Hulu, Pastikan Jalan Strategis Sinkron dan Anggaran Efisien

Gubernur Rudi Mas’ud Sisir Pesisir dan Hulu, Pastikan Jalan Strategis Sinkron dan Anggaran EfisienRuas Muara Badak–Marangkayu. (Foto: Istimewa)
KALTIM -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmen kuatnya dalam pemerataan infrastruktur, fokus pada peningkatan jalan di kawasan pesisir dan hulu.

Langkah ini ditandai dengan kunjungan kerja intensif Gubernur Kaltim, Rudi Mas’ud, ke Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur pada Sabtu (25/10/2025) lalu.

Kunjungan tersebut dimanfaatkan Gubernur untuk meninjau langsung progres pembangunan sejumlah ruas jalan strategis.

Peninjauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan sinkronisasi antara perencanaan, kondisi aktual lapangan, dan alokasi anggaran agar pembangunan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Baca juga: Jalan Ambruk di Jantung Akses Publik Depan Terminal Bontang, Keselamatan Warga Terancam!

Gubernur Rudi Mas’ud menegaskan bahwa kolaborasi lintas Perangkat Daerah (SKPD) adalah syarat mutlak untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya evaluasi langsung di lapangan.

"Ke depan seluruh SKPD harus menyinkronkan dokumen, kondisi lapangan dan anggaran. Turun langsung ke lapangan adalah kunci agar perencanaan dan realisasi berjalan seimbang,” tegas Rudi Mas’ud.

Gubernur juga menyoroti perlunya penentuan prioritas pembangunan secara selektif, mencakup pelebaran, pengaspalan, hingga rehabilitasi.

Tujuannya agar setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat Kaltim.

Baca juga: Rudi Mas’ud: Jalan Provinsi Berau Segera Dibangun

Untuk segmen prioritas Marangkayu sepanjang 11 kilometer, Gubernur menyebut alokasi anggaran tahun 2025 mencapai sekitar Rp135 miliar.

Selain kualitas jalan, ia juga mendorong desain infrastruktur yang estetis dan aman, termasuk penerangan yang memadai serta penanaman pohon di bahu jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda (Nanda), menjelaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah penanganan ruas Muara Badak–Marangkayu, yang merupakan jalur vital bagi ekonomi pesisir.

"Ruas jalan ini memiliki perbedaan tinggi PJUTS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya), yakni sembilan meter untuk segmen yang ditangani provinsi dan tujuh meter untuk segmen kabupaten Kutai Kartanegara,” terang Nanda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Porprov Kaltim

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gubernur Rudi Mas’ud Sisir Pesisir dan Hulu, Pastikan Jalan Strategis Sinkron dan Anggaran Efisien

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!