ASN di Kutai Timur lulus Latsar. (Kaltimprov.go.id)
KALTIM - Sebanyak 128 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 116, 117, dan 118 resmi menyelesaikan pendidikan dan pelatihan dasar yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan penutupan berlangsung di Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Kamis (13/5/2026).
Latsar CPNS tersebut dilaksanakan selama 3 bulan 3 hari, terhitung sejak 9 Februari hingga 13 Mei 2026. Peserta berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kutai Timur, termasuk kecamatan serta rumah sakit tingkat kecamatan.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, turut memberikan motivasi kepada para CPNS dengan membagikan kisah perjuangannya saat pertama kali menjadi pegawai negeri sipil sebagai guru di Kecamatan Muara Ancalong dengan golongan III/a.
Ia mengenang besaran gaji pertamanya sebagai PNS yang kala itu hanya Rp160 ribu per bulan. Bahkan, semasa kecil dirinya pernah merasakan sulitnya kondisi pangan hingga harus mengonsumsi nasi bulgur yang memiliki aroma menyengat.
“Meski direndam cukup lama, baunya tetap terasa. Namun tetap harus dimakan karena kalau tidak, ya kelaparan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya BKPSDM Kutim, atas sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi ASN melalui program Latsar CPNS.
“Alhamdulillah seluruh peserta dapat lulus 100 persen, meskipun proses di balik layar penuh perjuangan,” katanya.
Nina Dewi menegaskan bahwa selama mengikuti pelatihan, seluruh peserta telah dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
“Peserta tidak hanya dibentuk menjadi ASN yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas, semangat pelayanan, dan jiwa nasionalisme,” tegasnya.
Baca juga: TikTok Mulai Bersih-Bersih, 780 Ribu Akun Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Dinonaktifkan
Di sisi lain, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, Jauhar Efendi, menilai pesan yang disampaikan Bupati Kutai Timur menjadi pengingat penting bagi para CPNS untuk selalu bersyukur atas pencapaian yang diraih, termasuk terkait kondisi tunjangan peningkatan penghasilan (TPP) yang saat ini mengalami penyesuaian akibat kondisi keuangan negara dan daerah.
Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, panitia juga mengumumkan peserta terbaik dari masing-masing angkatan. Peringkat pertama Angkatan 116 diraih ST. Rahmawati dari Inspektorat Daerah. Peringkat pertama Angkatan 117 diraih Fadhilla Puji Cahyani dari Dinas Permukiman, yang dinilai menunjukkan konsistensi dan kesungguhan sejak Seminar Rancangan hingga Seminar Laporan Aktualisasi. Sementara peringkat pertama Angkatan 118 diraih Hardiansyah dari Kantor Camat Bengalon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kaltimprov.go.id