Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 14:01 WIB

Jumlah Pengangguran di Bontang Capai 7,06%, Disnaker Sebut Tantangan Masih Besar

Author

Ilustrasi
KALTIM -
Angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bontang tercatat sebesar 7,06%.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, Abdu Safa Muha, dalam acara Pelatihan Pemahaman Ketenagakerjaan 2025 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Andika, Bontang Selatan.

Menurut Abdu Safa Muha, meskipun ada progres positif, tantangan untuk mengatasi pengangguran masih sangat besar.

Baca juga: Film Komedi 'Jadi Tuh Barang': Kisah Unik Sahabat Pengangguran yang Jadi Pawang Hujan

Terutama, kata dia, terkait dengan warga usia kerja yang belum aktif di pasar kerja.

Karena itu, diperlukan program terpadu untuk meningkatkan partisipasi angkatan kerja.

"Tantangan masih terbilang besar, tetapi ada progres positif. Jumlah pencari kerja sudah berkurang dari 5.425 menjadi 2.442 orang dalam kurun waktu 200 hari," ungkap Abdu.

Baca juga: APBD DKI Surplus Rp14,67 Triliun per Juli 2025, Pemprov Fokus Tekan Kesenjangan dan Pengangguran

Acara pelatihan ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk mengambil langkah konkret dalam menekan angka pengangguran.

Tujuannya adalah mewujudkan visi Bontang sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menekankan pentingnya kolaborasi tripartit (pemerintah, pengusaha, dan pekerja) untuk menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan produktivitas daerah.

Baca juga: Bangun Pelabuhan Ekspor di Belinyu Senilai Rp 5,1 T, Gubernur Bangka Belitung Yakin tak Ada Lagi Pengangguran

"Pekerjaan adalah aset utama pembangunan. Hubungan industrial yang sehat dan perlindungan hukum bagi pekerja harus menjadi perhatian kita bersama," ujar Agus Haris.

Ia juga menambahkan bahwa peran serikat pekerja di Bontang sangat penting dalam menjaga komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah, sehingga mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung percepatan pembangunan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Radarbontang.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU