Senin, 20 OKTOBER 2025 • 00:35 WIB

Neni Moerniaeni Resmi Jadi Bunda Literasi Kota Bontang, Siap Kobarkan Semangat Membaca di Kota Taman

Author

Neni Moerniaeni Resmi Jadi Bunda Literasi Kota Bontang (Foto: PPID Kota Bontang/Hendra)
KALTIM -
Wali Kota Bontang, Hj. Neni Moerniaeni, secara resmi telah dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Bontang.

Pengukuhan ini bukan sekadar gelar, melainkan sebuah amanah untuk menggerakkan dan menumbuhkan budaya membaca di seluruh lapisan masyarakat ‘Kota Taman’.

Pengukuhan berlangsung secara khidmat di Gedung Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, pada Minggu (19/10).

Acara dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang pada kesempatan itu turut mengukuhkan Sarifah Suraidah Harum sebagai Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Timur.

Bunda Neni tidak sendiri, ia dikukuhkan bersama tujuh Bunda Literasi lainnya dari kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, menunjukkan komitmen regional untuk membangun peradaban melalui buku.

Baca juga: Tingkatkan Minat Baca dan Pendidikan Anak, Gubernur Sumut Kukuhkan Bunda Literasi & PAUD

Usai prosesi pengukuhan, Wali Kota Neni menyampaikan rasa syukur dan komitmennya yang kuat terhadap tanggung jawab barunya.

Ia menegaskan bahwa jabatan Bunda Literasi adalah tugas moral yang harus dijalankan.

“Menjadi Bunda Literasi adalah tanggung jawab moral bagi saya untuk menumbuhkan budaya baca di Kota Bontang. Literasi adalah jantung peradaban,” ujarnya yang dilansir melalui laman PPID Kota Bontang.

Bunda Neni bertekad memastikan generasi muda Bontang gemar membaca, mampu berpikir kritis, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.

Untuk mewujudkan ambisinya, Wali Kota Neni berkomitmen untuk bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, komunitas literasi, hingga perpustakaan daerah.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak dari Bunda Literasi Bekasi

Tujuannya adalah memastikan program literasi dapat menjangkau semua lapisan masyarakat.

“Kami ingin literasi hadir di setiap sudut Bontang — di rumah, sekolah, ruang publik, bahkan di dunia digital. Karena literasi bukan hanya soal membaca buku, tapi kemampuan memahami informasi dan memanfaatkannya untuk kemajuan,” ucapnya, menekankan pentingnya literasi digital dan informasi.

Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Indra Nopika Wijaya, yang turut mendampingi, menyambut baik pengukuhan ini.

Menurutnya, dukungan langsung dari Wali Kota sebagai Bunda Literasi akan memperkuat ekosistem literasi daerah.

Pengukuhan ini menandai komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk menjadikan literasi sebagai pondasi utama dalam pembangunan manusia yang unggul dan berkarakter, sejalan dengan visi Indonesia yang maju.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU