Wawali Bontang Agus Haris Tiba-Tiba Sambangi Kantor Staf Kepresidenan. (Foto: PPID Kota Bontang/Hendra)
KALTIM - Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, baru-baru ini menjadi sorotan setelah kehadirannya di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia di Jakarta, pada Kamis (9/10/2025) lalu.
Kehadiran Wawali Bontang ini bukanlah kunjungan pribadi, melainkan bagian dari Audiensi penting yang diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah V Regional Kalimantan.
Pertemuan strategis ini melibatkan delapan wali kota se-Kalimantan, yang secara kolektif membawa sejumlah isu mendesak dan krusial dari daerah ke hadapan pemerintah pusat.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Plt. Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Letjen TNI (Purn) Dr. Hilman Hadi, yang didampingi empat staf khusus.
Pertemuan yang berlangsung dinamis dan produktif ini mengungkap "misi rahasia" para kepala daerah Kalimantan: memperjuangkan kepentingan dan pembangunan daerah secara fundamental.
Beberapa topik utama yang menjadi fokus pembahasan, dan sekaligus menjawab rasa penasaran publik, antara lain:
Plt. Deputi I KSP, Hilman Hadi, mengapresiasi komitmen kepala daerah Kalimantan dan merespons positif seluruh masukan.
Ia bahkan menegaskan bahwa KSP akan segera membentuk Working Group (kelompok kerja) khusus.
Baca juga: Ratusan Pekerja IKN Tidur di Puing Setelah Kebakaran Hebat, Begini Nasib Mereka Sekarang!
“Seluruh masukan dari sembilan kota di Kalimantan telah kami catat. Pemerintah pusat melalui KSP akan mengoordinasikan tindak lanjutnya agar sinergi pembangunan regional Kalimantan dapat berjalan searah dengan agenda nasional,” ungkap Hilman, memastikan bahwa isu-isu yang dibawa tidak akan berakhir di meja saja.
Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menegaskan komitmen Pemkot Bontang untuk aktif berkolaborasi.
“Kota Bontang siap bersinergi dalam berbagai sektor, terutama dalam mendukung pembangunan IKN dan memperkuat daya saing regional. Sinergi ini penting untuk mewujudkan Kalimantan yang tangguh dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegas Wawali Agus Haris.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan peran pemerintah kota dalam menyatukan langkah strategis menuju pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang