Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 14:07 WIB

Sinyal Kuat Kebangkitan Dunia Usaha, 2.555 NIB Terbit di Bontang Sepanjang 2025

Author

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat telah diterbitkan sebanyak 2.555 Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. (Foto: Teraskata.com)
KALTIM -
Aktivitas ekonomi di Kota Bontang menunjukkan tren positif yang signifikan sepanjang tahun 2025.

Hingga bulan Oktober tahun ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat mencatat telah diterbitkan sebanyak 2.555 Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

Angka ini menandai sinyal kuat kebangkitan dan dinamisme dunia usaha di Kota Taman.

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menyebutkan lonjakan penerbitan NIB ini menjadi cerminan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kemudahan berinvestasi di kota yang dikenal dengan potensi industrinya.

Menurutnya, NIB yang terus bertambah menandakan roda ekonomi Bontang bergerak ke arah yang lebih dinamis dan sehat.

Baca juga: Harga Beras di Kaltim Dijepit! Polda dan Satgas Pangan Turun Serentak, Ancam Sanksi Tegas Pelaku Usaha Nakal

"Setiap NIB yang diterbitkan bukan sekadar dokumen legalitas, tetapi wujud nyata bahwa sektor usaha di Bontang terus berkembang dengan dukungan sistem perizinan yang transparan dan efisien," ungkap Aspiannur, Senin (10/11/2025), sebagaimana dikutip melalui teraskata.com.

Data dari Dashboard OSS-RBA menunjukkan bahwa saat ini terdapat 7.210 proyek usaha aktif di Bontang, dengan mayoritas berada pada kategori risiko rendah (66,4 persen).

Kondisi ini secara jelas memperlihatkan kestabilan investasi sekaligus kepastian berusaha bagi pelaku ekonomi, baik lokal maupun dari luar daerah.

Sektor-sektor yang menjadi penyumbang utama dalam penerbitan NIB sepanjang tahun ini didominasi oleh perdagangan eceran, kuliner, dan jasa pendidikan nonformal.

Pemerintah daerah tidak hanya berpuas diri, namun juga proaktif mendorong diversifikasi usaha.

Baca juga: SMPN 4 Bontang Raih Juara 3 English Quiz di English Festival YPK 2025

Strategi ini bertujuan agar Bontang tidak hanya bergantung pada industri berat, tetapi juga membuka ruang yang lebar bagi ekonomi kreatif dan sektor jasa untuk tumbuh subur.

Selain mengandalkan sistem OSS, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang turut memperluas layanan perizinan melalui inovasi aplikasi Perizinan Digital.

Hingga Oktober, tercatat sebanyak 559 izin tambahan telah dikeluarkan melalui platform ini, yang mencakup izin praktik tenaga kesehatan, pemanfaatan ruang, dan reklame.

Aspiannur menambahkan, kemudahan penerbitan NIB dan izin usaha lainnya merupakan bagian integral dari strategi besar Pemkot untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berdaya saing.

Dengan sistem yang semakin terintegrasi dan efisien, Bontang secara tegas menegaskan posisinya sebagai kota yang ramah investasi.

Lonjakan penerbitan NIB ini menjadi bukti konkret bahwa Bontang tidak hanya menarik bagi investor besar, tetapi juga sangat kondusif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tumbuh dan berkembang bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Teraskata.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU