Otorita IKN menandatangani dua paket kontrak pembangunan infrastruktur pendukung utama dan satu paket Manajemen Konstruksi Induk. (Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)
KALTIM - Pembangunan prasarana dan sarana perkantoran untuk lembaga Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi bergulir.
Otorita IKN telah menandatangani dua paket kontrak pembangunan infrastruktur pendukung utama serta satu paket Manajemen Konstruksi Induk pada Jumat (31/10/2025) lalu di Kantor Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat realisasi IKN sebagai pusat pemerintahan nasional.
Dua paket pekerjaan infrastruktur jalan dan utilitas yang ditandatangani adalah:
Baca juga: Wujudkan Forest City, Otorita IKN Tanam 600 Pohon Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
Lingkup pekerjaan kedua paket ini mencakup pembangunan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT), instalasi mekanikal elektrikal, jalur pedestrian dan pesepeda, jembatan pelengkung, box culvert, dan dinding penahan tanah.
Selain itu, ditandatangani pula kontrak Manajemen Konstruksi Induk senilai Rp8,5 miliar.
Kontrak ini berperan vital dalam memastikan perencanaan dan harmonisasi desain, keterpaduan pelaksanaan, serta pengelolaan indikator kinerja proyek agar berjalan efektif, efisien, terintegrasi, dan sesuai prinsip keberlanjutan.
Ketiga paket pekerjaan yang baru terkontrak ini merupakan bagian dari pembangunan IKN Tahap 2 Batch 2 (Multi years contract 2025-2027).
Saat ini, pembangunan IKN Tahap 2 dibagi menjadi tiga batch.
Baca juga: Ratusan Pekerja IKN Tidur di Puing Setelah Kebakaran Hebat, Begini Nasib Mereka Sekarang!
Sementara Batch 1 pekerjaan konstruksi dijadwalkan selesai pada akhir Desember 2025, Otorita IKN sedang mempercepat proses tender untuk Batch 2, yang mencakup 13 paket pekerjaan konstruksi perkantoran Lembaga Legislatif, Yudikatif, serta ekosistem pendukung seperti infrastruktur sumber daya air dan jaringan perpipaan air minum.
Sebanyak 12 paket pekerjaan manajemen konstruksi/supervisi juga sedang dalam tahap tender dan ditargetkan mulai berjalan pada akhir November 2025.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan penekanan keras kepada seluruh penyedia jasa untuk memastikan standar pembangunan yang tinggi.
"Ada tiga hal yang saya tegaskan untuk diperhatikan yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan. Saya tinggal di sini, saya bisa supervisi setiap saat. Saya tegaskan bahwa seluruh penyedia jasa harus memenuhi tiga hal tersebut,” ujar Basuki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara