Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 22:54 WIB

Bandara Internasional Nusantara Bersiap Layani Penerbangan Komersil, Proses Perubahan Status Menuju Bandara Umum

Author

Bandar Udara (Bandara) Internasional Nusantara. (Foto: Antara News Kalimantan Timur)
KALTIM -
Bandar Udara (Bandara) Internasional Nusantara di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, tengah mematangkan langkah untuk bertransformasi dari bandara khusus menjadi bandara umum, sebagai persiapan melayani penerbangan komersil di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Langkah ini dianggap krusial untuk membuka konektivitas udara yang lebih luas bagi IKN.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bandar Udara Internasional Nusantara, Imam Alwan, pada hari Rabu di Penajam, membenarkan bahwa proses perubahan status sedang berjalan.

"Perubahan status Bandara Internasional IKN dari status khusus menjadi umum sedang diproses," ujar Imam Alwan.

Baca juga: Desain Sampel Rupiah Bertema IKN Dinobatkan sebagai Konsep Terbaik

"Langkah itu menjadi tahapan penting untuk membuka layanan penerbangan di IKN," tambahnya.

Bandara Internasional Nusantara sendiri secara resmi mulai beroperasi sebagai bandar udara khusus setelah menerima Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, pada 12 Juni 2025.

Perubahan status menjadi bandara umum sangat vital agar bandar udara dapat melayani penerbangan komersial, yang saat ini belum bisa dilakukan karena fungsinya masih sebagai bandara khusus.

Kesiapan infrastruktur bandara ini pun sudah menunjukkan progres yang signifikan.

Baca juga: Bukan Sekadar Subsidi, Gratispol Adalah Pijakan Utama Kaltim Amankan Partisipasi di IKN

Fasilitas sisi udara, meliputi Landasan pacu (runway), Jalur beraspal (taxiway), Area pesawat diperkirakan (apron), dan Landasan helikopter (helipad).

Semua fasilitas sisi udara tersebut telah tuntas seluruhnya.

Sementara itu, pembangunan sisi darat tahap pertama juga telah selesai dan dilengkapi dengan Terminal VVIP dan VIP, Menara pengatur lalu lintas udara, Fasilitas penanggulangan keadaan darurat, Gedung perkantoran, Rumah ibadah, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Saat ini, fokus pekerjaan berlanjut pada penataan lanskap dan pembangunan jalan perimeter, yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Setelah itu, akan dibangun fasilitas penting lainnya untuk mendukung penerbangan internasional, yaitu Fasilitas Imigrasi, Fasilitas Karantina, dan Fasilitas Bea Cukai.

Imam Alwan berharap, berbagai upaya peningkatan fasilitas dan perubahan status ini akan memungkinkan Bandara Internasional Nusantara mencapai kesiapan operasional penuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA News Kalimantan Timur

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU