Sempat Ributkan Warga, Perselisihan Ayah dan Anak di Bontang Baru Berakhir Damai di Tangan Bhabinkamtibmas
KALTIM - Suasana di Jalan MH Thamrin RT 24, Kelurahan Bontang Baru, mendadak tegang pada Kamis (29/1/2025) sekitar pukul 13.00 WITA.
Warga sekitar sempat dibuat geger oleh keributan hebat yang terjadi di salah satu rumah warga akibat perselisihan antara orang tua dan anak kandungnya.
Beruntung, aksi cepat Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Baru, Aiptu Purnomo, berhasil meredam situasi sebelum konflik tersebut berkembang lebih jauh.
Insiden ini melibatkan SW selaku orang tua dan LS selaku anak kandung.
Ketegangan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang memuncak menjadi pertengkaran mulut hingga menarik perhatian masyarakat setempat.
Baca juga: Respons Cepat Hotline 110, Polres Bontang Bubarkan Balap Liar di Bontang Barat
Menanggapi laporan tersebut, Aiptu Purnomo dari Polsek Bontang Utara segera hadir di lokasi untuk melakukan pendekatan persuasif dan memfasilitasi mediasi agar permasalahan tidak berlarut-larut.
"Kami hadir untuk memberikan solusi melalui pendekatan hati ke hati. Tujuan utama kami adalah mencegah agar konflik keluarga ini tidak berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan, serta memastikan lingkungan tetap tenang," ujar Aiptu Purnomo saat ditemui di lokasi kejadian.
Melalui proses problem solving yang dilakukan secara kekeluargaan, Bhabinkamtibmas berhasil menjembatani komunikasi kedua belah pihak.
Baca juga: Terpilih Aklamasi, Ketua Baru POBSI Bontang Bertekad Hapus Isu Negatif dan Perbaiki Transparansi
Hasilnya, mediasi tersebut berbuah manis dengan tercapainya kesepakatan damai di mana LS menyadari kesalahannya dan meminta maaf secara langsung kepada SW, serta berkomitmen secara tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya maupun melakukan pengancaman dalam bentuk apa pun, baik kepada orang tuanya maupun pihak lain.
Kapolsek Bontang Utara melalui Aiptu Purnomo menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas sangat krusial dalam menyelesaikan masalah sosial di tingkat terkecil.
"Sudah menjadi tugas kami untuk menjaga kamtibmas, termasuk membantu menyelesaikan urusan internal warga jika sudah mengganggu ketertiban umum. Harapannya, hubungan keluarga ini kembali harmonis dan kejadian serupa tidak terulang lagi," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polri