Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 10:54 WIB

Prabowo Janjikan Jutaan Rumah Murah dan Pangan Terjangkau bagi Rakyat

Author

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan orasinya dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU). (Foto: Cahyo/BPMI Setpres)
KALTIM -
Stadion Gajayana, Malang, berubah menjadi lautan semangat saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan orasinya dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (8/2/2026) lalu.

Di hadapan ribuan jamaah, Presiden membawa misi besar untuk memastikan tidak ada lagi rakyat Indonesia yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok maupun tempat tinggal.

Pesan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang mendambakan keadilan ekonomi di tengah tantangan global yang dinamis.

Perumahan Layak: Mandat untuk Rakyat

Salah satu janji utama yang memicu sorak-sorai hadirin adalah komitmen pembangunan hunian massal.

Presiden menegaskan bahwa salah satu indikator negara maju adalah ketika rakyatnya memiliki tempat tinggal yang layak dan terjangkau.

Baca juga: Prabowo Soroti Wajah Kota Balikpapan: Jangan Sampai Identitas Daerah Tertutup Spanduk Iklan

"Kita sungguh-sungguh ingin menjadi negara maju. Seluruh rakyat harus menikmati kehidupan layak. Kami akan membangun jutaan rumah murah dan terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan,” tegas Prabowo dengan nada optimis.

Langkah ini, menurut Presiden, akan berjalan beriringan dengan industrialisasi nasional yang dirancang untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi generasi muda.

Harga Pangan Stabil: Indonesia Menuju Swasembada Total

Terkait harga pangan yang sering menjadi keluhan di pasar, Presiden memaparkan strategi swasembada total.

Ia menyebutkan bahwa per 31 Desember 2025, Indonesia telah mencatatkan cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah di gudang Bulog.

Keberhasilan mencapai swasembada beras saat ini akan segera disusul dengan komoditas jagung.

Baca juga: Minta Pemimpin Berhenti Cari Kesalahan Orang Lain, Prabowo: Fokus Berjuang untuk Rakyat Indonesia

Prabowo mematok target bahwa dalam 3 tahun ke depan, Indonesia akan mandiri secara pangan sehingga harga-harga bahan pokok di pasar nasional dapat ditekan secara signifikan.

“Target kita 3 tahun ke depan adalah swasembada pangan total. Tujuannya satu: agar harga pangan turun secara nasional dan rakyat bisa makan dengan tenang,” tambahnya.

Melindungi Kekayaan Rakyat dari "Penggarong"

Janji kesejahteraan tersebut, lanjut Prabowo, hanya bisa terwujud jika kekayaan negara tidak bocor.

Ia memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba memanipulasi kekayaan rakyat melalui praktik korupsi.

”Pemerintah tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, hingga penggarongan atas kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan mundur setapak pun!” ucapnya dengan lantang.

Menutup arahannya, Presiden menekankan bahwa program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus diperkuat sebagai investasi sumber daya manusia demi masa depan bangsa yang mandiri secara ekonomi dan energi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BPMI Setpres

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU