Selasa, 31 MARET 2026 • 02:02 WIB

Bukan Mimpi Lagi! SMAN 10 Samarinda Buka Akses Kuliah Luar Negeri Lewat Pendampingan Unpad

Author

SMAN 10 Samarinda sebagai satu dari 12 sekolah pionir di Indonesia.
KALTIM -
Kuliah sarjana (S1) di universitas ternama dunia kini bukan lagi sekadar impian bagi segelintir pelajar di Kalimantan Timur.

Melalui program Sekolah Garuda Transformasi, SMA Negeri 10 Samarinda secara resmi membuka "jalan tol" bagi para siswanya untuk menembus kancah internasional melalui sistem pendampingan terpadu bersama Universitas Padjadjaran (Unpad).

Terpilihnya SMAN 10 Samarinda sebagai satu dari 12 sekolah pionir di Indonesia, sekaligus wakil tunggal dari Kalimantan Timur yang menjadi titik balik dalam perubahan paradigma pendidikan di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.

Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made Adnyani, dalam wawancara bersama Diskominfo Kaltim pada Senin (30/3/2026), menjelaskan bahwa selama ini upaya siswa kuliah ke luar negeri masih bersifat parsial.

Namun, program yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini mengubah segalanya menjadi tersistem.

Baca juga: Rekor Prestasi! Siswa SMAN 10 Samarinda Borong 84 Surat Penerimaan Kampus Luar Negeri

"Dulu kalau anak mau ke luar negeri itu karena permintaan orang tua, sekolah hanya memfasilitasi administrasi. Tapi sekarang, melalui Garuda Transformasi, semuanya tersistem karena didampingi langsung oleh universitas mitra, dalam hal ini Unpad," ujar Ni Made.

Keberhasilan sistem ini langsung terlihat nyata.

Tahun ini, jumlah siswa SMAN 10 Samarinda yang berhasil mengantongi Letter of Acceptance (LoA) dari luar negeri melonjak drastis hingga 700 persen dibandingkan tahun lalu.

Ni Made menyebutkan bahwa status Kalimantan Timur sebagai lokasi IKN memberikan nilai tawar (bargaining position) yang sangat kuat bagi sekolahnya untuk terpilih dalam program elit ini.

Dukungan dari tokoh-tokoh besar seperti Prof. Stella Christie (Wamendikbudristek) juga dinilai sangat berpengaruh dalam meningkatkan posisi tawar lulusan SMAN 10 Samarinda di mata universitas-universitas kelas dunia.

Baca juga: Setahun Berjalan, 3 Capaian Besar Rudy-Seno Sukses Hadirkan Solusi Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur Bagi Warga

"Dulu mungkin orang berpikir S1 luar negeri itu sulit. Sekarang, itu pilihan yang sangat realistis. Daya ungkit ekosistem ini benar-benar terasa, bukan lagi kerja orang per orang, tapi sistem yang bergerak," tambahnya optimis.

Program Garuda Transformasi ini direncanakan berjalan selama empat tahun.

Untuk tahap awal, SMAN 10 Samarinda bergabung dengan sekolah terpilih lainnya dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia Timur seperti Papua dan Ambon.

Pihak sekolah menargetkan pada tahun ketiga atau keempat, ekosistem pendidikan berstandar global ini sudah dapat berjalan mandiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Kaltim

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU