Bawa Kabar Baik ke Berbas Pantai, Wali Kota Bontang Janjikan Kantor Lurah Baru dan Lapangan Olahraga
KALTIM - Agenda silaturahmi dengan masyarakat pesisir kerap dimanfaatkan oleh kepala daerah untuk memaparkan arah kebijakan pembangunan infrastruktur fisik.
Langkah tersebut diambil oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, tatkala menghadiri Festival Nelayan Kampung Bawis 2026 yang digelar meriah pada Sabtu (9/5/2026) lalu.
Wali Kota hadir secara langsung di pelataran Kampung Bawis, Kelurahan Berbas Pantai, di mana aroma rempah dan olahan ikan bawis khas Kota Taman tengah memenuhi stan-stan festival.
Neni tidak hadir sendirian, ia memboyong jajaran pejabat lintas pemerintahan untuk mendengar langsung aspirasi warga, di antaranya Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto, Anggota DPRD Provinsi Kaltim Shemmy Permata Sari, Camat Bontang Selatan, serta Lurah Berbas Pantai.
Baca juga: Gara-gara Kotoran Kucing, Bhabinkamtibmas Berbas Pantai Harus Turun Tangan Mediasi Dua Tetangga
Komitmen 3 Proyek Fisik Strategis di Berbas Pantai
Dalam sambutan formalnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membawa sejumlah kabar baik terkait komitmen program pembangunan fisik dan penataan tata ruang yang akan segera menyasar kawasan Berbas Pantai.
Beberapa proyek infrastruktur prioritas yang dijanjikan Pemkot Bontang tersebut meliputi:
- Pembangunan Kantor Lurah Baru: Langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan mutu pelayanan publik dan administrasi warga Berbas Pantai agar lebih representatif.
- Fasilitas Olahraga Mini Soccer: Pembangunan sarana olahraga modern untuk mewadahi bakat, potensi, serta kreativitas positif pemuda setempat.
- Penataan Kawasan Pesisir: Program revitalisasi wilayah pemukiman di atas air agar menjadi lebih tertib, bersih, nyaman, dan estetis.
Di samping akselerasi proyek fisik, Neni juga mengingatkan pentingnya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Pemkot Bontang berkomitmen memastikan seluruh anak usia sekolah di wilayah pesisir mendapatkan akses pendidikan layak lewat program beasiswa daerah.
“Kebersihan dan pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Neni mengunci paparannya.
Baca juga: Polsek Bontang Selatan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Berbas Pantai, 10 Paket Siap Edar Disita
Geliat Ekonomi Kreatif dan Kuliner Pesisir
Festival yang difasilitasi oleh aparatur kelurahan dan kecamatan ini diakui menjadi ajang promosi kuliner pesisir yang efektif untuk mendorong perputaran ekonomi kreatif masyarakat.
Dampak ekonomi nyata langsung terlihat dari lahirnya inovasi menu unik berbahan dasar ikan khas Bontang, mulai dari bawis kuah mercon, rica-rica bawis, hingga kroket ikan bawis.
Animo masyarakat Berbas Pantai terbukti sangat tinggi.
Festival ini sukses menjaring keterlibatan 16 tim kompetisi memasak, 15 peserta lomba karaoke, serta 9 peserta balap ketinting yang memacu adrenalin di laut.
Kemeriahan acara pun ditutup dengan penuh keceriaan melalui sesi kuis interaktif bersama Wali Kota Bontang dan lenggokan estetis Tari Paduka yang dibawakan secara apik oleh Sanggar Tari Nuansa Gayatri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang