Kamis, 28 MEI 2026 • 03:55 WIB

Nekat Nyebur demi Layangan, Bocah SMP di Kutim Lolos dari Maut Usai Diterkam Buaya 5 Meter

Author

Seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas I SMP, Andi Alifiansyah (13), secara dramatis berhasil lolos dari maut setelah diterkam seekor buaya muara. (Foto: Expresi via Berau Terkini)
KALTIM -
Insiden serangan buaya liar kembali meneror warga di kawasan pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur.

Seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas I SMP, Andi Alifiansyah (13), secara dramatis berhasil lolos dari maut setelah diterkam seekor buaya muara berukuran raksasa di kawasan Dermaga Baru Kenyamukan, Sangatta.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi saat korban tengah asyik bermain dan berniat mengejar layangan yang putus di sekitar area dermaga.

Korban yang kurang waspada kemudian nekat menceburkan diri ke dalam sungai kecil di dekat dermaga, tanpa menyadari sungai tersebut menjadi tempat persembunyian predator sepanjang sekitar lima meter.

Tanpa diduga, buaya raksasa tersebut langsung menyambar dan menerkam bagian paha kiri korban hingga memicu kepanikan luar biasa di lokasi kejadian.

Baca juga: Breaking News: Seorang Anak Dikabarkan Diterkam Buaya di Selambai Loktuan, Polisi Siaga di RS PKT

Aksi Tarik-Menarik Dramatis di Pinggir Sungai

Berdasarkan laporan dari jurnalis di lapangan, seorang saksi mata bernama Muhammad Aidil mengaku sempat mendengar teriakan histeris meminta tolong dari arah sungai.

Mendengar jeritan tersebut, rekan-rekan korban dan warga yang berada di sekitar dermaga langsung berlarian menuju sumber suara untuk memberikan perlawanan.

“Korban sempat ditarik buaya, tapi berhasil diselamatkan setelah temannya berusaha menariknya ke pinggir,” ungkap Aidil saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Perjuangan gigih rekan korban dan warga di pinggir sungai akhirnya membuahkan hasil.

Predator ganas tersebut akhirnya melepaskan gigitannya dari paha korban dan langsung menghilang kembali ke dalam keruhnya air sungai.

Warga yang berada di lokasi segera mengangkat Andi ke daratan dengan kondisi luka menganga di bagian paha, lalu menghubungi tim medis ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kutim guna mengevakuasi korban ke RS PKT Sangatta agar mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca juga: Info Serangan Buaya di Eks Dermaga Loktuan Viral, Pihak Keluarga Klaim Korban Kini Dirawat di RS PKT

Kapolres Kutim Keluarkan Warning Keras

Kawasan Dermaga Kenyamukan memang sudah lama dikenal oleh masyarakat setempat sebagai salah satu perairan yang berbatasan langsung dengan habitat asli buaya muara liar.

Kemunculan reptil ganas di sekitar area tersebut pun kerap dilaporkan oleh warga maupun pengunjung dermaga.

Merespons peristiwa yang nyaris merenggut nyawa ini, Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, langsung mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai atau kawasan yang berpotensi menjadi habitat buaya,” tegas AKBP Fauzan Arianto.

Pihak kepolisian juga meminta warga untuk sementara waktu membatasi aktivitas di sekitar perairan Kenyamukan, guna menghindari adanya korban susulan dari keganasan satwa liar tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber Berita

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU