Wawali Agus Haris Kobarkan Semangat. (Foto: PPID Kota Bontang/Hasan)
KALTIM - Suasana semarak dan alunan melodi yang memukau menyelimuti Halaman Parkir Stadion Bessai Berinta pada Selasa malam, (7/10/2025) lalu.
Ratusan pasang mata warga Bontang tumpah ruah di bawah gemerlap lampu panggung untuk menyaksikan pembukaan akbar Festival Dangdut se-Kalimantan Timur.
Ajang bergengsi ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan sebuah manifestasi nyata dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan memajukan bakat seni lokal.
Festival ini menegaskan bahwa seni, khususnya musik dangdut yang merakyat, memiliki tempat istimewa di hati pemerintah daerah.
Baca juga: Jelajahi Kelezatan Kuliner Lokal di Festival 'Jelajah Rasa' Bontang!
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang hadir untuk meresmikan acara, menyampaikan pesan yang menggugah.
Ia menyatakan bahwa musik dangdut, yang lahir dari sanubari rakyat, wajib difasilitasi oleh pemerintah agar talenta-talenta terbaik memiliki ruang untuk unjuk gigi.
"Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya. Ini adalah bukti bahwa kami tetap peduli dan selalu memberi ruang berkreasi bagi seluruh komponen masyarakat,” ujar Agus Haris dengan penuh semangat.
Di hadapan 29 peserta yang datang dari berbagai penjuru Kaltim, Wawali Agus Haris menaruh harapan setinggi langit.
Baca juga: Produk Berau Laris Manis di UMKM Festival 2025
Ia bermimpi besar bahwa Festival Dangdut ini akan menjadi kawah candradimuka yang melahirkan bintang-bintang baru yang mampu membawa nama harum Bontang ke kancah nasional.
"Semoga kali ini bisa lahir satu, dua, atau tiga orang yang lolos mewakili Kalimantan Timur dan mampu berbicara di panggung-panggung televisi nasional,” harapnya, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Festival Dangdut se-Kaltim ini dirancang menjadi sebuah Pesta Rakyat yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Selain persaingan sengit antar peserta, masyarakat juga dihibur oleh penampilan atraktif artis Pantura yang menambah kemeriahan.
Lebih lanjut, gelaran ini juga menjadi panggung bagi ekonomi kerakyatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang