Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 21:30 WIB

Dua Pelajar SMA Nasional KPS Sabet Perak OPSI 2025

Dua Pelajar SMA Nasional KPS Sabet Perak OPSI 2025Dua siswa berprestasi dari SMA Nasional KPS Balikpapan, yaitu Safira Laksmi Dewi (Kanan) dan Prayogo Aryobimo (Kiri). (Foto: Istimewa)
KALTIM -
Tim riset pelajar dari Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil meraih Medali Perak pada ajang bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 yang baru saja usai diselenggarakan di Ubaya Sports Center, Kampus Ubaya Tenggilis, Surabaya.

Tim yang dikenal dengan nama Chemistwin ini beranggotakan dua siswa berprestasi dari SMA Nasional KPS Balikpapan, yaitu Safira Laksmi Dewi dan Prayogo Aryobimo.

Mereka bertanding di kategori SMA Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Pencapaian ini bukanlah hal yang sepele.

OPSI 2025 mencatat total 5.357 peserta yang mendaftar dari seluruh Indonesia.

Dari jumlah masif tersebut, hanya 18 tim terbaik se-Indonesia yang dipanggil untuk berkompetisi di babak final nasional, dan Tim Chemistwin menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Timur yang berhasil menembus persaingan ketat tersebut.

Baca juga: Bikin Bangga! Dua Atlet Binaraga Berau Ukir Prestasi di Kualifikasi Porprov 2026

"Penelitian yang dibawakan Safira dan Prayogo dipuji dewan juri karena metode ilmiah yang solid, inovasi yang jelas, dan relevan dengan isu sains terkini," ungkap pihak sekolah.

Menurut mereka, karya riset yang lahir dari laboratorium sederhana di SMA Nasional KPS Balikpapan tersebut mampu disejajarkan kualitasnya dengan hasil riset dari sekolah-sekolah riset besar di kota-kota lain.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran guru pembimbing, Indah Gunawan Hulu, yang mendampingi proses riset, mulai dari penyusunan proposal, uji sampel, hingga presentasi final.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan riset siswa bukan lagi merupakan hak eksklusif bagi pelajar di kota-kota besar.

Dukungan akademik sekolah, penyediaan ruang eksperimen, serta pembangunan budaya ilmiah yang berkelanjutan disebut menjadi fondasi utama keberhasilan tim ini.

Baca juga: Meraih Prestasi Tertinggi Irfan Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah Daerah

Dalam seremoni penganugerahan, Safira dan Prayogo tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga hadiah pembinaan sebesar Rp20.000.000.

Penghargaan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menumbuhkan generasi peneliti muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dua Pelajar SMA Nasional KPS Sabet Perak OPSI 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!