Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 21:37 WIB

TPT Kaltim Naik Tipis Jadi 5,18% di Agustus 2025, Pengangguran Didominasi Lulusan SMK

TPT Kaltim Naik Tipis Jadi 5,18% di Agustus 2025, Pengangguran Didominasi Lulusan SMKData Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim per Agustus 2025. (Ilustrasi: Humas Pemprov Kaltim)
KALTIM -
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami kenaikan, meskipun tipis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim per Agustus 2025, TPT tercatat sebesar 5,18 persen, naik 0,04 persen poin dari posisi Agustus 2024.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa kenaikan ini mengindikasikan bahwa dari setiap 100 orang yang tergolong dalam angkatan kerja, terdapat sekitar lima hingga enam orang yang masih belum memiliki pekerjaan.

"Peningkatan ini menunjukkan adanya sedikit tekanan dalam pasar kerja di Kaltim, meski secara umum pergerakannya cukup landai dari tahun sebelumnya," ujar Yusniar dalam keterangan resminya, Jumat (7/11/2025).

Baca juga: Jumlah Pengangguran di Bontang Capai 7,06%, Disnaker Sebut Tantangan Masih Besar

Data BPS juga mencatat adanya penurunan jumlah penduduk yang bekerja.

Per Agustus 2025, tercatat sebanyak 1.969.739 orang bekerja, turun sebanyak 6.708 orang dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Dari sisi struktur lapangan kerja, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor masih menjadi penyumbang terbesar lapangan kerja di Kaltim, dengan kontribusi mencapai 19,05 persen (sekitar 375.137 orang).

Sebaliknya, sektor dengan kontribusi terendah adalah Pengadaan Listrik, Gas, Uap, serta Treatment Air, Limbah, dan Sampah, yang hanya menyerap 0,59 persen dari total pekerja atau sekitar 11.569 orang.

Baca juga: Ancaman 'Kartu Merah' bagi Provider, Diskominfo Kaltim Siapkan Pengganti Jika Jaringan Fiber Hingga Satelit Desa Bermasalah

Jika dianalisis berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi kelompok pengangguran dengan TPT tertinggi, yakni mencapai 7,72 persen.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan kejuruan dan kebutuhan industri di daerah tersebut.

Sementara itu, penduduk dengan tingkat pendidikan SD ke bawah memiliki TPT terendah, yakni sebesar 2,48 persen.

Walaupun demikian, BPS mencatat adanya penurunan TPT pada beberapa tingkat pendidikan dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk SMK (turun 0,54 persen poin), Diploma (turun tajam 3,91 persen poin), SMP (turun 0,41 persen poin), dan SD ke bawah (turun 0,14 persen poin).

Peningkatan TPT justru terjadi pada lulusan SMA (naik 0,38 persen poin) dan Universitas (naik 1,35 persen poin).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Kaltim

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

TPT Kaltim Naik Tipis Jadi 5,18% di Agustus 2025, Pengangguran Didominasi Lulusan SMK

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!