188 Anak Disabilitas Bontang Unjuk Gigi di Kejuaraan Paralimpik 2025. (Foto: Hendra/PPID Kota Bontang)
KALTIM - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang sukses menggelar Kejuaraan Paralimpik 2025 bagi anak-anak disabilitas se-Kota Bontang.
Sebanyak 188 peserta dari berbagai jenjang dan kategori ambil bagian dalam ajang yang memadukan semangat olahraga dan kreativitas ini.
Kegiatan berlangsung meriah di Aula SLB Negeri Bontang Kuala pada Kamis (4/12) lalu, menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Kota Taman.
Para peserta menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik mereka di berbagai cabang olahraga (cabor) kompetitif, meliputi atletik, tenis meja, dan bulu tangkis.
Tidak hanya itu, untuk mengasah sisi kreativitas, turut diadakan juga lomba mewarnai.
Baca juga: Tiga Pekerja Kontraktor Positif Narkotika, Polres Bontang Gandeng BNN untuk Assessment dan Pemulihan
Kejuaraan tahun ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni kategori pelajar (tingkat SD, SMP, dan SMA) dan kategori umum yang diperuntukkan bagi para alumni.
Ketua Penyelenggara, Jamaluddin, menjelaskan bahwa ajang ini memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi.
"Kejuaraan ini tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan menggali bakat mereka," ujarnya.
Antusiasme peserta semakin tinggi dengan kehadiran langsung Wali Kota Bontang, Bunda Neni.
Beliau tampak berbaur, menyapa satu per satu peserta, dan memberikan semangat kepada mereka yang tengah bertanding.
Baca juga: Warga Belimbing Ikrar Setia, Jadi Pilot Project BERSINAR Kota Bontang
Kehadiran Bunda Neni menjadi penegasan kuat atas komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang inklusif bagi seluruh warga, khususnya penyandang disabilitas.
"Komitmen ini harus terus diwujudkan melalui kegiatan nyata, salah satunya lewat pembinaan olahraga dan kreativitas seperti ini," tegas Bunda Neni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang