Eska Misteri, Program radio yang mengudara setiap malam Jumat di Radio Eska FM. (Foto: Facebook.com/eskafmbontang)
KALTIM - Jika kalian tumbuh besar di Bontang, rasanya hampir mustahil belum pernah mendengar nama "Eska Misteri".
Program radio yang mengudara setiap malam Jumat di Radio Eska FM ini bukan sekadar acara pembacaan cerita hantu.
Bagi banyak orang, Eska Misteri adalah "nyawa" dari berbagai urban legend yang menghantui sudut-sudut Kota Taman.
Namun, apa yang membuat program ini begitu ikonik dan tetap diperbincangkan dan diingat di tongkrongan anak muda hingga hari ini?
Jawabannya ternyata bukan hanya pada ceritanya, melainkan pada serangkaian kejadian nyata yang bikin bulu kuduk berdiri.
Salah satu alasan utama program ini begitu legendaris adalah munculnya suara-suara tambahan yang masuk ke frekuensi secara tidak sengaja.
Saat penyiar sedang asyik membacakan narasi, sering kali muncul suara rintihan, tangisan, hingga tawa melengking yang tertangkap mikrofon.
Padahal, secara fisik, hanya ada satu orang di balik meja kontrol.
Banyak pendengar yang menelpon hanya untuk memastikan, "Siapa yang menangis di belakang?" Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang membuat atmosfer siaran seketika menjadi sangat dingin dan nyata.
Baca juga: Resmi! Pemprov Kaltim Perluas Program Gratispol, Mahasiswa Semua Semester Bebas UKT di 2026
Bukan hanya suara, para kru sering kali mendapat "kunjungan" melalui aroma.
Munculnya bau bunga kamboja yang menyengat atau aroma kabel terbakar tanpa sumber yang jelas sering menjadi tanda bahwa energi di sekitar sedang tidak stabil.
Bahkan, teknologi pun tak luput dari gangguan.
Banyak saksi mata menceritakan bagaimana tombol-tombol kontrol bisa bergerak sendiri atau komputer yang tiba-tiba crash tepat saat bagian cerita paling menyeramkan dibacakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Cerita