Masjid Agung Al Hijrah Kota Bontang. (Foto: Facebook.com/Novi Drone)
KALTIM - Selain dikenal dengan julukan "Kota Taman" yang asri dan industri gasnya yang mendunia, Bontang menyimpan pesona wisata religi yang luar biasa.
Bagi Kalian yang berencana mengunjungi kota ini, menyempatkan diri beribadah di masjid-masjid ikoniknya akan memberikan pengalaman spiritual yang tak terlupakan.
Berikut adalah panduan menelusuri empat masjid termegah di Bontang yang memiliki karakteristik unik di setiap sudutnya:
Sebagai masjid agung, Al Hijrah adalah representasi religiositas warga Bontang. Terletak strategis di pusat kegiatan kota (Tanjung Laut), masjid ini mudah ditemukan berkat kubah besarnya yang mencolok.
Baca juga: 5 Sudut Wisata Instagramable di Pantai Panrita Lopi
Keunggulan utamanya adalah aksesibilitas yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas melalui pintu masuk khusus kursi roda.
Pengunjung sering memuji interiornya yang luas dan suasananya yang tetap sejuk meski berada di tengah keramaian kota.
Masjid Raya Baiturrahman di Malam Hari. (Foto: djendelatjakrawala.wordpress.com)
Berlokasi di kawasan perumahan PT Pupuk Kaltim, Jalan Tulip No.1 PC-VI, Belimbing, Bontang Bar., Kota Bontang, Kalimantan Timurmasjid ini adalah definisi dari kenyamanan maksimal.
Dengan arsitektur modern yang dipadukan dengan lanskap hijau yang luas, Baiturrahman menjadi destinasi favorit untuk beribadah sekaligus melepas penat.
Baca juga: Intip 2 Rekomendasi Seblak Viral di Kaltim dengan Topping Paling Melimpah!
Fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari toilet dan parkir khusus disabilitas hingga akses 24 jam penuh bagi jemaah.
Lingkungannya yang asri di Jalan Tulip, Belimbing, membuatnya sangat cocok untuk menenangkan pikiran.
Masjid Darul Irsyad Al Muhajirin. (Foto: Googlemaps/Alverlia Verlina)
Inilah ikon terbaru pariwisata religi Bontang yang berlokasi di Kampung Selambai. Berdiri megah di atas perairan, Masjid Darul Irsyad Al Muhajirin menawarkan arsitektur unik menyerupai kapal.
Jemaah dapat merasakan semilir angin laut saat melaksanakan salat, memberikan nuansa ketenangan yang berbeda dari masjid di daratan.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat sore hari guna menikmati keindahan matahari terbenam dari area masjid yang terbuka 24 jam ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Langsung