Ilustrasi Generated AI
KALTIM - Maraknya aksi tidak senonoh di area publik memaksa pihak keamanan PT Pupuk Kaltim (PKT) mengambil tindakan tegas.
Mulai hari ini, akses menuju Portal Pos Kilo 6 dan Pos Masjid Baiturrahman resmi ditutup total pada tengah malam guna meminimalisir penyalahgunaan fasilitas perusahaan sebagai lokasi mesum.
Kebijakan ini diambil setelah rentetan kejadian yang mencoreng ketertiban umum.
Terbaru, pada Kamis malam, 22 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 WITA, petugas keamanan kembali memergoki aktivitas mencurigakan di dalam sebuah kendaraan atau fenomena "mobil goyang" di area parkir Masjid Baiturrahman.
VP Keamanan PKT menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga marwah lingkungan perusahaan dan fasilitas ibadah.
Baca juga: Polres Bontang Serahkan 7 Unit Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor Lewat Jalur Pinjam Pakai
"Kebijakan penutupan ini kami buat karena seringnya ditemukan perilaku tidak pantas di area fasilitas umum kami. Kami tidak ingin area yang seharusnya menjadi tempat ibadah atau fasilitas publik justru disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar norma," ujarnya dalam keterangan resmi.
Penutupan akses tersebut diberlakukan mulai pukul 00.00 hingga 05.00 WITA.
Pihak keamanan menyebutkan bahwa pengawasan akan diperketat terutama pada jam-jam rawan tersebut.
"Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat luas. Kami harap warga bisa memaklumi keputusan ini demi kebaikan bersama," tambahnya.
Meskipun ditutup total bagi publik secara umum, manajemen tetap memberikan toleransi bagi warga dalam kondisi tertentu.
Warga yang hendak menuju BTN atau Kilo 6 pada jam tersebut diminta menggunakan jalur luar.
Namun, portal tetap dapat dibuka bagi masyarakat yang memiliki keperluan sangat mendesak atau urgent.
"Bagi warga Bontang yang dalam situasi darurat di jam-jam tersebut, tetap diperbolehkan melintas. Syaratnya cukup kordinasikan saja ke petugas jaga di pos portal, anggota kami akan membantu," tutup pihak keamanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Media Sosial