70 hafiz dan hafizah yang diwisuda. (Foto: Syeh/Imam Syafei’i/PPID Kota Bontang)
KALTIM - Sebuah lonjakan prestasi yang membanggakan ditunjukkan oleh SMP Negeri 5 Bontang.
Jika pada angkatan pertama sekolah ini hanya mampu meluluskan 4 orang siswa penghafal Al-Qur'an, tahun ini jumlah tersebut melesat tajam menjadi 70 hafiz dan hafizah yang diwisuda pada Rabu pagi (4/2/2026).
Momen bersejarah yang berlangsung di Auditorium 3D, Jalan Awang Long ini, menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam membina karakter religius siswa.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bontang, Dasuki, yang hadir mewakili Wali Kota, mengaku sangat terharu dan takjub melihat perkembangan pesat ini.
"Ini bukan sekadar angka, tapi bukti proses panjang kedisiplinan dan ketekunan. Dari 4 siswa menjadi 70 siswa adalah lompatan yang luar biasa," ujar Dasuki di hadapan ratusan orang tua yang hadir dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga: Stop Pergaulan Bebas! Wawali Bontang: Fokus Belajar, Pacaran Bukan Prioritas Remaja SMP
Keberhasilan mencetak 70 lulusan tahfidz ini tidak terjadi dalam semalam. Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin P., menjelaskan bahwa pencapaian ini adalah buah manis dari pembiasaan ibadah yang dilakukan setiap hari.
Para siswa secara konsisten melaksanakan salat duha dan tilawah Al-Qur'an setiap pagi sebelum masuk jam pelajaran.
Hasilnya, para siswa tidak hanya hafal, tetapi juga memiliki kualitas bacaan yang mumpuni.
Hal ini terbukti dari nilai rata-rata ujian publik (imtihan) yang mencapai 98, bahkan beberapa siswa sukses meraih nilai sempurna 100.
"Tujuan kami jelas, ingin membentuk karakter siswa yang tidak hanya pintar secara otak, tapi juga beradab. Sinergi antara sekolah dan orang tua adalah kunci pertumbuhan jumlah hafiz yang drastis ini," kata Muhiddin.
Melihat panen generasi Qur'ani yang begitu melimpah, Pemerintah Kota Bontang berkomitmen memberikan dukungan penuh.
Dasuki menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan perjuangan siswa ini berhenti di jenjang SMP saja.
Pemkot Bontang telah menyiapkan skema dukungan berupa alokasi anggaran pendidikan dan beasiswa hingga jenjang S1 bagi putra-putri daerah yang berprestasi.
"Teruslah belajar hingga perguruan tinggi. Pemerintah siap memfasilitasi mimpi anak-anak Bontang untuk menjadi generasi yang religius, tangguh, dan berkarakter," pungkas Dasuki memberi semangat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang