Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 APRIL 2026 • 16:04 WIB

Mengenal Rumah Dahor, Museum Hidup Sejarah Minyak Balikpapan yang Instagramable

Mengenal Rumah Dahor, Museum Hidup Sejarah Minyak Balikpapan yang InstagramableRumah Dahor sebuah bangunan rumah yang memiliki karakteristik gaya Indische Empire. (Foto: Arnidhya Nur Zhafira/ANTARA)
KALTIM -
Menelusuri Kalimantan Timur tak melulu soal eksploitasi tambang dan rimbunnya hutan tropis, karena di balik deru modernitasnya, Benua Etam menyimpan jejak arsitektur kolonial yang kini bertransformasi menjadi spot paling Instagramable.

Salah satu titik paling ikonik dalam peta sejarah ini adalah kawasan Rumah Dahor di Balikpapan, sebuah kompleks hunian yang kini berdiri sebagai museum hidup bagi sejarah industri minyak di kota tersebut.

Bangunan ini memiliki karakteristik gaya Indische Empire, sebuah perpaduan unik arsitektur Eropa yang disesuaikan dengan iklim tropis melalui ciri khas langit-langit tinggi, teras luas, serta jendela besar untuk sirkulasi udara maksimal.

Keindahan fasad klasiknya yang tetap terjaga hingga kini menjadi magnet utama bagi para pecinta fotografi arsitektur yang ingin menangkap nuansa vintage di tengah pesatnya pembangunan kota.

Baca juga: Lebaran Seru di Kutai Kartanegara, Belajar Sejarah 5.000 Artefak di Museum Mulawarman

Satu abad lalu, bangunan-bangunan ini digunakan secara eksklusif sebagai hunian bagi pegawai perusahaan minyak milik Belanda, Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM), namun kini fungsinya telah bergeser menjadi jauh lebih inklusif bagi masyarakat umum.

Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pertamina telah memugar Rumah Dahor menjadi ruang publik yang memajang artefak dan foto-foto langka yang membentuk identitas Balikpapan sebagai Kota Minyak.

Transformasi ini berhasil menggeser stigma angker yang kerap melekat pada gedung tua menjadi sebuah destinasi heritage walk yang estetik dan edukatif.

Langkah pelestarian serupa juga mulai merambah ke wilayah lain seperti Samarinda Seberang, di mana bangunan tua mulai dilirik oleh para pelaku usaha kreatif untuk dijadikan kafe bertema klasik guna menjaga relevansi sejarah di mata generasi muda.

Baca juga: Jaga Marwah Kesultanan, Begini Hubungan Erat Asal-usul Nama Samarinda dengan Sejarah Kutai Kartanegara

Bagi para pelancong yang ingin merasakan sensasi menyusuri lorong waktu di kawasan ini, rute berjalan kaki sangat disarankan pada pagi hari sebelum pukul sembilan guna mendapatkan kualitas udara yang segar dan pencahayaan alami yang mendukung pengambilan foto.

Meskipun terbuka untuk umum, pengunjung yang ingin melakukan pemotretan komersial atau sesi profesional seperti prewedding tetap diwajibkan untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengelola atau ketua lingkungan setempat terkait izin dan retribusi.

Melalui pemanfaatan yang tepat, Rumah Dahor membuktikan bahwa bangunan cagar budaya tidak hanya sekadar tumpukan kayu dan semen tua, melainkan aset wisata berharga yang mampu menceritakan kembali akar sejarah Kalimantan Timur dengan cara yang modern dan menarik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Rumah Dahor, Museum Hidup Sejarah Minyak Balikpapan yang Instagramable

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!