Landmark yang paling mencuri perhatian adalah Masjid Baitul Muttaqien. (Foto: Traveloka.com)
KALTIM - Menjelajahi lanskap pariwisata di Kalimantan Timur kini terasa semakin memikat.
Pertumbuhan wilayah yang masif memunculkan berbagai bangunan ikonik yang tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur, melainkan juga bertindak sebagai wajah kota penarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Baca juga: Simbol Asmaul Husna di Langit Samarinda: Menelisik Filosofi Menara 99 Meter Islamic Center
Bagi Anda yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Benua Etam, berikut adalah tiga landmark utama yang wajib masuk ke dalam daftar kunjungan Anda:
Baca juga: Abaikan Peringatan Berulang, PKL di Depan Islamic Center Samarinda Ditertibkan Satpol PP
Landmark yang paling mencuri perhatian adalah Masjid Baitul Muttaqien.
Berdiri megah di kawasan Teluk Lerong Ulu, masjid ini memiliki karakteristik arsitektur Timur Tengah yang dipadukan dengan corak lokal.
Keunikan utamanya terletak pada keberadaan 7 buah menara, dengan menara utama yang menjulang setinggi 99 meter, sebuah angka filosofis yang merujuk pada jumlah Asmaul Husna.
Sejak diresmikan, bangunan ini menjadi simbol religiusitas dan kemakmuran masyarakat Kaltim.
Baca juga: Masjid Agung Baitul Hikmah Jadi Titik Pantau Hilal di Berau, Penentuan 1 Ramadan Digelar 17 Februari
Waktu terbaik untuk berburu foto di Islamic Center Samarinda adalah pada momen golden hour, yaitu menjelang salat Maghrib (pukul 17.30 WITA).
Pengunjung bisa mengambil sudut pandang (angle) dari arah seberang sungai atau menggunakan jasa Kapal Wisata Susur Sungai Mahakam.
Dari atas kapal, kemegahan siluet masjid dengan latar belakang matahari terbenam akan menghasilkan jepretan foto yang sangat estetik dan Instagramable.
Baca juga: Mulai Rp50 Ribu, Ini Daftar Spot Date Estetik di Kaltim yang Cocok Buat Akhir Pekan
Islamic Center berlokasi strategis di Jalan Slamet Riyadi, Samarinda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber