Jumat, 16 JANUARI 2026 • 14:24 WIB

Simak Panduan Mencari Hunian Murah di Samarinda dan Daftar Kawasan Hidden Gems

Author

Salah satu kos di kota Samarinda. (Foto: tiket.com)
KALTIM -
Menjadi kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa berkah ekonomi bagi Samarinda, namun di sisi lain memicu lonjakan harga properti yang signifikan.

Bagi pendatang baru, harga sewa di "Kota Tepian" tahun 2026 ini mungkin akan memberikan sedikit kejutan budaya.

Agar Anda tidak salah langkah, simak panduan lengkap menavigasi pasar hunian Samarinda berikut ini.

Waspadai Kenaikan Harga: Realita 2026

Data terbaru menunjukkan indeks harga sewa di Samarinda naik rata-rata 12% hingga 18%.

Di kawasan populer seperti Samarinda Ulu (sekitar kampus UNMUL), kos standar yang dulu terjangkau kini dipatok di angka Rp850.000 hingga Rp1.250.000.

Sementara itu, rumah kontrakan di pusat kota kini menembus angka Rp40 juta hingga Rp65 juta per tahun.

Baca juga: Mau Pindah ke Samarinda? Intip Estimasi Biaya Hidup dan Harga Hunian Terbaru Tahun 2026

Daftar 'Hidden Gems': Kawasan Murah dengan Akses Bagus

Jangan hanya terpaku pada pusat kota yang mahal. Ada beberapa wilayah alternatif yang harganya relatif masih "bersahabat" namun memiliki akses yang baik ke pusat aktivitas:

  1. Samarinda Seberang: Sering terlupakan, padahal harga kos di sini masih ada yang dibanderol Rp700.000. Berkat Jembatan Mahkota II dan Jembatan Kembar, akses ke pusat kota kini jauh lebih cepat.
  2. Kawasan Sambutan: Wilayah ini sedang berkembang pesat. Sangat cocok bagi Anda yang mencari rumah kontrakan dengan harga lebih miring, dengan kompensasi waktu tempuh sekitar 20-30 menit ke pusat kota.
  3. Samarinda Utara (Lempake): Meskipun agak jauh, kawasan ini menawarkan udara yang lebih segar dan harga rumah tipe 36 yang masih berada di kisaran Rp20 jutaan per tahun.

Panduan Strategis Mencari Hunian

Baca juga: Keripik Pisang Asal Kaliorang Kutim Tembus Pasar Asia hingga Eropa


Agar mendapatkan hunian terbaik dengan harga yang masuk akal, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pantau Grup Komunitas Lokal: Jangan hanya mengandalkan aplikasi properti nasional. Grup Facebook seperti "Info Kos Samarinda" atau grup Telegram lokal seringkali menawarkan harga "tangan pertama" langsung dari pemiliknya.
  2. Wajib Survei Air PDAM: Samarinda memiliki tantangan distribusi air di beberapa titik. Sebelum membayar DP, pastikan Anda mengecek kelancaran air bersih di lokasi tersebut.
  3. Cek Histori Banjir: Ini adalah langkah krusial. Pastikan calon hunian Anda tidak berada di jalur genangan air saat hujan deras. Bertanyalah pada tetangga sekitar untuk memastikannya.
  4. Tawar Harga Tahunan: Jika Anda memiliki tabungan lebih, tawarkan pembayaran langsung satu tahun di muka. Biasanya pemilik akan memberikan diskon setara 1 hingga 2 bulan masa sewa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Survei Lapangan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU