Wujudkan Generasi Literat, Putra-Putri Pelajar Kaltim 2026 Siap Bawa Perubahan di Dunia Pendidikan
KALTIM - Semangat baru menyelimuti dunia pendidikan di Kalimantan Timur seiring dengan dinobatkannya Carlin Alexandra Navratilova Handaya dan Stanislaus Nathan Aradian Purba sebagai Putri dan Putra Pelajar Kaltim 2026.
Melalui gelar ini, keduanya membawa misi besar untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga unggul dalam budaya literasi.
Penobatan yang berlangsung pada Rabu (28/1/2026) lalu ini menandai dimulainya masa pengabdian keduanya bagi pelajar di seluruh Bumi Etam.
Carlin dan Nathan sepakat bahwa tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menggerakkan minat belajar dan membaca di tengah arus transformasi digital yang masif.
Baca juga: Sisi Mistis Smanda Bontang yang Melegenda di Kalangan Pelajar
Menjadikan Gelar sebagai Penggerak Literasi
Stanislaus Nathan, siswa Sekolah Murid Merdeka yang berasal dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), menyoroti fakta memprihatinkan mengenai rendahnya peringkat literasi Indonesia secara global.
Ia merasa terpanggil untuk melakukan aksi nyata guna memperbaiki kondisi tersebut.
"Literasi pelajar Indonesia saat ini masih berada di peringkat 71 dari 81 negara. Saya ingin berkontribusi meningkatkan budaya membaca melalui program konkret, yakni membangun Pojok Baca di kawasan IKN,” tegas Nathan.
Program ini diharapkan dapat mempermudah akses pelajar dan masyarakat terhadap buku-buku berkualitas.
Baca juga: Bukan Sekadar Dakwah, Program Baru IPM Samarinda Ini Fokus Asah Mental dan 'Public Speaking' Pelajar
Menginspirasi Melalui Kepemimpinan Bertanggung Jawab
Bagi Carlin Alexandra, siswi SMP Santo Fransiskus Assisi Samarinda, mewujudkan generasi literat membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul semua pihak.
Ia berkomitmen untuk menggunakan pengaruhnya sebagai Putri Pelajar untuk mengajak rekan-rekan sebaya bergerak bersama meningkatkan kualitas diri.
“Saya tidak melihat mahkota atau selempang ini sebagai simbol status, tetapi sebagai tanggung jawab untuk memimpin pelajar di Kalimantan Timur. Saya siap menjalani tanggung jawab itu demi pendidikan yang lebih baik,” ujar Carlin dengan penuh optimisme.
Melampaui Tantangan demi Masa Depan
Keduanya juga mengenang perjuangan selama masa karantina yang tidak mudah.
Di tengah cuaca panas yang menyengat dan jadwal kegiatan yang padat, semangat mereka untuk membawa perubahan tetap membara.
Pengalaman tersebut menjadi bukti ketangguhan mental yang akan mereka tularkan kepada pelajar lainnya.
Ke depan, Carlin dan Nathan diharapkan menjadi ikon pelajar yang literat dan visioner.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Kaltim