Ilustrasi Orang Putus Asa. (Foto: Cornelius Krishna Tedjo/shutterstock.com)
KALTIM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis data terbaru yang menempatkan Kalimantan Timur (Kaltim) dalam jajaran 10 besar provinsi penyumbang angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan laporan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Ketenagakerjaan, total pekerja yang kehilangan pekerjaan di Kaltim mencapai 3.917 orang selama periode Januari hingga Desember 2025.
Angka ini membawa Kaltim duduk di peringkat ketujuh nasional, sebuah posisi yang menunjukkan kerentanan sektor industri daerah terhadap gejolak pasar internasional.
Baca juga: Serap 79 Persen Tenaga Kerja Lokal, Proyek Raksasa Revamping PKT Jadi Bukti Keunggulan Anak Bangsa
Sektor manufaktur, yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi dan penyerap tenaga kerja padat karya, tercatat sebagai penyumbang angka PHK terbesar.
Terguncangnya sektor ini dipicu oleh lemahnya aktivitas ekspor-impor akibat ketegangan geopolitik yang terjadi di awal tahun 2025.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menyebutkan bahwa dinamika dunia sangat memengaruhi kinerja industri manufaktur.
"Dinamika cukup tinggi, geopolitik, ada perang dan sebagainya, pasti itu pengaruh ke ekspor," jelasnya dalam pertemuan di Kompleks DPR RI, Jakarta.
Baca juga: Kaltim Masuk 3 Besar Provinsi Paling Overwork dengan Jam Kerja 10 Jam Sehari
Secara nasional, jumlah korban PHK melonjak dari 77 ribu pada tahun sebelumnya menjadi 88.519 orang pada tahun 2025.
Kalimantan Timur menjadi satu dari dua provinsi di Pulau Kalimantan yang masuk dalam zona merah PHK bersama Kalimantan Barat.
Para pekerja yang terdata ini merupakan peserta aktif program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.
Berikut adalah posisi Kaltim dalam peta PHK nasional tahun 2025:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemnaker