Sisihkan Pendapatan Harian, 27 Driver Ojol Buktikan Kuatnya Solidaritas di Depan Basecamp Courier Express
KALTIM - Di tengah perjuangan mencari nafkah yang kian menantang, semangat berbagi justru terpancar kuat dari para pejuang aspal di Kota Bontang.
Sebanyak 27 pengemudi ojek online (ojol) membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk menebar manfaat dengan menggelar aksi patungan untuk membagikan takjil gratis, Minggu (08/03/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di depan Basecamp Courier Express ini lahir dari inisiatif murni para pengemudi.
Alih-alih menunggu kucuran dana dari donatur besar, mereka memilih untuk menyisihkan sebagian kecil dari pendapatan harian mereka.
Baca juga: Viral! Kisah Driver Ojol Samarinda Girang Dapat Orderan ke Bontang, Tempuh 3 Jam Demi Rp248 Ribu
Lembar demi lembar rupiah yang mereka kumpulkan dari setiap pesanan yang diantar, akhirnya menjelma menjadi ratusan paket takjil siap saji.
Salah satu perwakilan pengemudi menyatakan bahwa aksi ini membawa misi khusus untuk menunjukkan sisi lain dari komunitas ojol.
"Kami ingin membuktikan bahwa ojol tidak hanya menjadi penerima bantuan. Melalui patungan 27 orang ini, kami ingin ikut andil berbagi dan menunjukkan rasa peduli kepada sesama. Meskipun kami sendiri sedang berjuang di jalanan, ada kepuasan tersendiri bisa membantu mereka yang juga masih di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ungkapnya.
Aksi yang berlangsung menjelang azan Magrib tersebut disambut hangat oleh masyarakat.
Baca juga: Kapolres Bontang Bikin Gebrakan! Bukan Sekadar Apel, Ini Misi Penting di Balik Gerai Ojol Kamtibmas
Antrean kendaraan sempat terlihat di depan Basecamp Courier Express, namun suasana tetap tertib berkat koordinasi apik para driver yang bertugas membagikan paket.
Inisiatif ini menuai banyak pujian karena dianggap mampu mematahkan stigma bahwa aksi sosial hanya bisa dilakukan oleh kalangan berpunya.
Bagi para driver ini, solidaritas di jalanan adalah harga mati yang harus terus dirawat, terutama di bulan penuh berkah.
Melalui gerakan kecil namun bermakna ini, komunitas ojol berharap semangat gotong royong mereka dapat menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lain.
Mereka membuktikan bahwa kebaikan tidak melulu soal nominal yang besar, melainkan tentang seberapa tulus hati seseorang dalam menyisihkan apa yang mereka miliki untuk orang lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung