Pesta adat penurunan perahu warga Tanjung Batu yang rutin digelar setiap tahun.
KALIMANTAN TIMUR - Desa Wisata Tanjung Batu yang berada di Kecamatan Pulau Derawan mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil menembus lima besar Lomba Desa Wisata Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025. Pencapaian ini menjadi harapan baru bagi kemajuan sektor pariwisata lokal, sekaligus mendorong pengenalan lebih luas terhadap pesona dan potensi desa tersebut di kancah regional maupun nasional.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta masyarakat Tanjung Batu yang aktif menjaga dan mengembangkan potensi desanya.
“Alhamdulillah, Tanjung Batu sebelumnya menjadi juara satu di tingkat kabupaten, dan kemudian kita ajukan ke provinsi. Sekarang sudah masuk lima besar di tingkat Kaltim,” ujarnya.
Berbeda dengan ajang nasional seperti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), lomba ini merupakan program tahunan dari Pemprov Kaltim. Bila sebelumnya dikenal sebagai Lomba Pokdarwis, kini penilaian diperluas menjadi Lomba Desa Wisata, dengan fokus pada sinergi seluruh elemen masyarakat desa.
“Penilaian bukan lagi hanya pada Pokdarwis, tapi mencakup kolaborasi dengan BUMK, organisasi masyarakat, hingga pengelolaan potensi desa secara bersama,” jelas Samsiah.
Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari sepuluh kabupaten/kota se-Kaltim. Pada tahap awal, peserta menyampaikan presentasi secara daring, dari mana ditetapkan lima besar yang kemudian akan dikunjungi langsung oleh tim juri dalam tahap visitasi. Agenda penilaian lapangan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: